Arah Kebijakan Secara Umum

  1. Sejalan dengan Visi UGM sebagai Universitas Penelitian Kelas Dunia (World Class Research University), maka visi Fakultas Kehutanan adalah menjadi lembaga pendidikan tinggi di bidang kehutanan tropika yang unggul dan bermartabat di tingkat nasional dan diakui secara internasional, dijiwai Pancasila dan berdedikasi kepada kepentingan dan kemakmuran bangsa.
  2. Dalam menyelenggarkan Tri-dharma Perguruan Tinggi, Fakultas Kehutanan UGM ikut menyumbang secara signifikan dan berpartisipasi aktif pada gerakan menuju terwujudnya masyarakat madani melalui berbagai upaya yang disusun secara sistematis dan bertahap, menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam lingkungan kehidupan masyarakat pembelajaran (learning society) dan masyarakat pengetahuan (knowledge society).
  3. Fakultas Kehutanan UGM menjamin terselenggaranya kebebasan akademik, mimbar akademik dan otonomi keilmuan.
  4. Fakultas Kehutanan UGM mendorong secara konsisten pengembangan berbagai produk unggulan yang mempunya potensi untuk dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional.
  5. Fakultas Kehutanan UGM ikut berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan masalah – masalah kehutanan nasional maupun global yang actual seperti pengelolaan hutan, rehabilitasi dan konservasi sumber daya hutan, dan efisiensi pemanfaatan hasil hutan guna meewujudkan pembangunan kehutanan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
  6. Fakultas Kehutanan UGM mampu memanfaatkan keunikan posisi geografis Indonesia yang terletak di antara dua benua dan dua samudera dengan keanekaragaman hayati sebagai kekayaan alam.
  7. Pengelolaan Fakultas dilaksanakan berdasarkan prinsip otonomi yang dapat dipertanggung jawabkan dengan memanfaatkan sumberdaya manusia, sumberdaya fisik, dan sumberdaya finansial, secara efisien dan efektif.
  8. Agar arah dan proses penyelenggaraan akademik fakultas jelas dan terkendali, Pimpinan Fakultas menyusun Rencana Strategis Lima Tahunan secara harmonis dan sinergis.
  9. Agar butir 1 sampai dengan 8 dapat tercapai, maka penyelenggaraan pengembangan akademik harus didukung oleh system ketatapamongan yang baik (good governance) berdasarkan evaluasi diri, hasil audit, dan benchmarking, serta mempertimbangkan masukan dari para kelompok ilmuwan di bidang kehutanan (forest scientists).

Visi

Menjadi lembaga pendidikan tinggi di bidang kehutanan tropika yang unggul dan bermartabat di tingkat nasional dan diakui secara internasional, dijiwai Pancasila dan berdedikasi kepada kepentingan dan kemakmuran bangsa.

Misi

  • Menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pengabdian berbasis penelitian yang berkualitas untuk kemajuan pengetahuan, teknologi, dan pengelolaan ekosistem hutan tropika berdasar pada jati diri bangsa untuk memelihara integritas nasional.
  • Mewujudkan fakultas yang mempunyai tata kelola baik (good governance).

Tujuan

  • Menjadi pusat unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kehutanan tropika di tingkat internasional.
  • Menjadi fakultas bertata kelola baik.

Sasaran

 

Untuk tujuan “Menjadi pusat unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kehutanan tropika di tingkat internasional”, sasaran yang ditetapkan adalah:

  • Terwujudnya pembelajaran dan pengabdian berbasis riset
  • Terwujudnya lulusan bermral, berintegritas, beretos keja tinggi, jujur, mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional, serrta berdedikasi kepada bangsa dengan mengutamakan kepentingan rakyat.
  • Tercapainya peningkatan reputasi dan akreditasi nasional dan internasional di bidang Pendidikan, riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
  • Tercapainya peningkatan jejaring kerjasama regional, nasional, dan internasional.
  • tercapainya peran fakultas yang selalu meningkat dalam penyelesaian masalah bangsa terutama di bidang kehutanan dengan pendekatan kerakyatan mencakup advokasi keunggulan lokal ke tingkat nasional dan internasional.

Untuk tujuan “Menjadi fakultas bertata kelola baik”, sasaran yang ditetapkan adalah:

  • Tersusunnya leporan keuangan sesuai standar akutansi yang berlaku.
  • Tercapainya good governance dalam sistem manajemen.
  • Tercapainya peningkatan kapasitas kerjasama dan pengembangan   usaha yang berkelanjutan.