Membangun Hutan Dengan Memperbaiki Kesehatan Gigi Masyarakat: Baksos Kolaborasi Fakultas Kedokteran Gigi, Kehutanan dan Farmasi di KHDTK Getas Ngandong

Pengelolaan hutan selama ini selalu dilakukan dengan pendekatan ilmu-ilmu bidang kehutanan dan pertanian. Padahal masyarakat yang ada disekitar hutan banyak yang merupakan masyarakat miskin dan kondisi kesehatannya yang buruk seperti halnya masyarakat di kabupaten Blora bagian selatan.

Fakultas kehutanan UGM yang memiliki mandat mengelola KHDTK Getas Ngandong menginisiasi pendekatan alternatif melalui perbaikan kualitas kesehatan umum dan gigi dengan menggandeng Fakultas Kedokteran Gigi dan Farmasi UGM. Program pengabdian masyarakat yang rutin dilaksanakan oleh tiap angkatan, kali ini angkatan 2016 Fakultas Kedokteran Gigi UGM , diterjunkan di 4 desa di wilayah KHDTK Getas, yaitu desa Getas, Tlogotuwung, Gempol dan Bodeh di Kabupaten Blora.

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Kehutanan UGM Dr. Budiadi menekankan pentingnya kolaborasi ini sebagai bagian komitmen UGM untuk membantu meningkatkan kesejahteraan Masyarakat di sekitar Hutan.  Sementara itu Dr. drg. Ahmad Syaifi SP Perio, dekan Fakultas Kedokteran Gigi UGM menyemangati 200 mahasiswa, 30 co ass dan resident yang bergabung dalam Bakti Sosial bertema “Tulus Mengabdi, Bermanfaat untuk Negeri”,  dengan menamkan pemahaman bahwa pengalaman bekerja di wilayah yang sangat berat ini memberikan pengalaman berharga bagi kehidupan calon dokter gigi. Pengalaman kegiatan Bakti sosial  ini juga diharapkan memberikan gambaran riil bagi para calon dokter tersebut atas kondisi kesehatan masyarakat di daerah yang miskin.

Asisten 2 bidang ekonomi dan  pembangunan dan kesejahteraan kabupaten Blora, Slamet Pamudji, S.H. M.Hum yang mewakili Bupati Blora menyatakan bahwa kegiatan Baksos yang dilaksanakan ini merupakan gayung bersambut atas upaya yang ingin dilakukan oleh kabupaten Blora untuk memperbaiki kondisi kesejahteraan masyarakat di bagian selatan kabupaten ini. Untuk kegiatan ini kabupaten  Blora membantu 10 ton beras yang dibagiakan kepada 4 desa target kegiatan ini. Selain itu bantuan diberikan oleh kabupaten Blora dalam bentuk personel dan juga obat-obatan.

Untuk menguatkan link kegiatan ini dengan pembangunan hutan, kepala BPDAS Pemali Jratun Ir. Sri Handayaningsih memberikan bantuan berupa 5 jenis bibit tanaman hutan sejumlah 3000 bibit. Kagama Blora juga mendukung kegiatan ini dengan mengirimkan bantuan berupa 4 buah tangki air yang sangat dibutuhkan dalam proses pemeriksaan gigi.

Atas kegiatan ini Camat Kradenan Sutarso S.Sos M.Si menyambut gembira karena mendekatkan pelayanan kesehatan ke warga yang selama ini harus dilakukan ke Ngawi atau Blora.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 8-9 September ini diketuai oleh   Alvindo Wildan terdiri atas kegiatan pendidikan kesehatan untuk anak2 SD, penyuluhan kesehatan warga, lomba memasak dengan material lokal pada hari pertama. Hari kedua yang merupakan puncak acara dilaksanakan pembagian sembako dan juga pemeriksaan kesehatan dan gigi. Selama dua hari kegiatan tersebut diikuti oleh warga secara antusias dengan perkiraan 2000 orang yang mendapatkan manfaat  dari kegiatan ini.