Wanagama

Pembangunan Hutan Pendidikan Wanagama I di Kabupaten Gunung Kidul DIY pada tahun 1964 menjadi bukti peran UGM dalam pembangunan dan konservasi hutan di daerah kritis. Kini Wanagama dipakai sebagai tempat praktek  semua mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM dan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Mahasiswa dan dosen Fakultas Kehutanan UGM dapat beruji coba di Wanagama untuk menemukan cara terbaik mengonservasi hutan Indonesia dan membangun tanah kritis.

Dalam perkembangannya, Wanagama mampu menfasilitasi pendidikan lingkungan dan rekreasi bagi masyarakat umum. Di sana tersedia hutan yang luas, tanaman yang rimbun, sungai, air terjun, mata air, dan camping ground. Wanagama telah mulai dilengkapi dengan fasilitas penginapan, ruang sidang, plot penelitian, sehingga merupakan tempat yang menarik untuk kegiatan seminar, rapat kerja, outbound, dan rekreasi dengan biaya terjangkau.

Hutan Pendidikan Wanagama berjarak 35 km dari Kota Yogyakarta, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Dengan kesan asri dan alami, Wanagama menjadi pilihan lokasi outbound di Provinsi DIY.  Saat ini Hutan Pendidikan Wanagama merupakan habitat bagi lebih dari 40 jenis fauna dan  lebih  dari 1.000 flora.

Hutan ini mempunyai minimal  5 mata air yang tidak kering sepanjang tahun dan telah dimanfaatkan oleh penduduk sekitar. Sebagai hutan pendidikan dan penelitian seluas 600 ha, Wanagama mempunyai  lebih dari 65 jenis kayu hutan dan ratusan herba.

Dalam rangka mewujudkan “Menjadi pusat unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kehutanan tropika di tingkat internasional”, beberapa sasaran telah ditetapkan antara lain terwujudnya pembelajaran dan pengabdian berbasis riset, peningkatan jejaring kerjasama regional, nasional, dan internasional, peningkatan peran fakultas dalam penyelesaian masalah bangsa terutama di bidang kehutanan dengan pendekatan kerakyatan mencakup advokasi keunggulan lokal ke tingkat nasional dan internasional.

Pengembangan  Hutan Pendidikan Wanagama dalam menara air yang digagas oleh Pusat Inovasi dan Kajian Akademik (PIKA) UGM sangat mendukung upaya untuk meningkatkan jejaring kerjasama, khususnya pada level nasional  dan internasional.