
Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (FKT UGM) secara resmi melepas 308 peserta Praktik Pengukuran Sumber Daya Hutan (PUSDH) Tahun 2026 pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Fakultas Kehutanan UGM. Kegiatan pelepasan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian praktik lapangan yang dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis dan pemahaman mahasiswa terhadap pengelolaan sumber daya hutan secara langsung di lapangan.
Peserta Praktik PUSDH 2026 terdiri atas 110 mahasiswa laki-laki dan 198 mahasiswa perempuan. Seluruh peserta diberangkatkan menuju beberapa Resort Pengelolaan Hutan (RPH) di sekitar kawasan Wanagama, meliputi RPH Kedungwanglu, RPH Kepek, RPH Menggoro, dan RPH Menggoran. Lokasi praktik ini dipilih karena merepresentasikan kondisi pengelolaan hutan yang beragam dan relevan sebagai media pembelajaran lapangan bagi mahasiswa kehutanan.
Praktik PUSDH 2026 akan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, tanggal 19–23 Januari 2026, dan ditutup dengan kegiatan responsi pada hari Sabtu, sebelum seluruh peserta kembali ke Fakultas Kehutanan UGM. Selama pelaksanaan praktik, mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan pengukuran dan pengamatan sumber daya hutan, yang mencakup aspek biofisik, teknik pengukuran, serta pemahaman kondisi lapangan secara terpadu.
Acara pelepasan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan UGM, Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU., para Ketua dan Sekretaris Program Studi Sarjana, Ketua PUSDH 2026 Dr. Dwi Laraswati, S.Si., serta dosen pengampu mata kuliah PUSDH Tahun 2026. Kehadiran pimpinan fakultas dan dosen pengampu mencerminkan dukungan institusi terhadap pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik lapangan yang menjadi ciri khas pendidikan kehutanan.

Melalui Praktik PUSDH, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis pengukuran sumber daya hutan, tetapi juga mengembangkan sikap profesional, kerja sama tim, serta kesadaran akan pentingnya keselamatan dan etika kerja di lapangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembentukan karakter calon rimbawan yang tangguh dan berwawasan keberlanjutan.
Fakultas Kehutanan UGM terus berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan kehutanan yang aplikatif dan kontekstual, selaras dengan tantangan pengelolaan hutan dan sumber daya alam di masa depan.
Penulis: Satriagasa
Dokumentasi: Tim Dokumentasi PUSDH 2026 (Thoriq & Ghosani)