
Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (FKT UGM) terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan melalui kolaborasi lintas institusi. Pada Senin, 16 Maret 2026, FKT UGM menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang berlangsung di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Kehutanan UGM.
Rapat ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., IPU., bersama Dr. Ir. Hero Marhaento, S.Hut., M.Sc., IPM beserta tim dari FKT UGM. Dari pihak Kementerian Lingkungan Hidup, hadir Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat, Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan, Puji Iswari, S.Hut., M.Si.
Agenda utama pertemuan ini adalah membahas kegiatan inventarisasi kesatuan lanskap mangrove yang sedang dilaksanakan di Kalimantan Barat dan yang akan dilaksanakan di Jawa Timur. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan basis data spasial dan informasi ekosistem mangrove yang lebih komprehensif sebagai dasar perencanaan perlindungan dan pengelolaan kawasan pesisir yang berkelanjutan.

Selain itu, kedua pihak juga mendiskusikan berbagai peluang kerjasama lain yang potensial untuk dikembangkan secara kolaboratif, khususnya dalam bidang penelitian serta penguatan kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan ekosistem perairan darat dan pesisir.
Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks, termasuk degradasi ekosistem pesisir, perubahan iklim, serta kebutuhan akan pengelolaan lanskap yang terintegrasi. FKT UGM sebagai institusi akademik diharapkan dapat berkontribusi melalui pendekatan ilmiah, inovasi teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul.
Melalui sinergi ini, diharapkan upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di Indonesia dapat berjalan lebih efektif, adaptif, dan berbasis data, sekaligus memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat.
Penulis: Satriagasa
Foto: tim KLM Fakultas Kehutanan UGM