slide
Dies Natalis ke – 51 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
slide
slide
Dies Natalis ke – 51 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
slide
Dies Natalis ke – 51 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
slide
slide
slide
slide
slide
slide
slide
Prev
Next

PENCANANGAN PROGRAM PENGEMBANGAN TEKNIK SILVIKULTUR INTENSIF (SILIN) DAN PENYERAHAN BIBIT JATI MEGA WANAGAMA PADA KELOMPOK TANI HUTAN RAKYAT (KTHR)

Written by admin on . Posted in Rilis

pencanangan_silin (Wanagama, Gunungkidul) — Pada hari Selasa, 16 Desember 2014 bertempat di Persemaian petak 5 Hutan Pendidikan Wanagama, Banaran Playen Gunung Kidul, telah dilakukan kegiatan Pencanangan Program Pengembangan Teknik Silvikultur Intensif (SILIN) dan Penyerahan Bibit Jati Mega Wanagama kepada Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR). Lahirnya program atas kerja sama Fakultas Kehutanan UGM dengan dukungan dari PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR). Dalam program ini Fakultas Kehutanan UGM menyiapkan 30.000 bibit unggul jati Mega Wanagama yang akan dibagikan secara gratis kepada 40 Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) yang tersebar di 12 kecamatan di Gunungkidul dan Bantul, mencakup: Kecamatan Gedangsari, Kecamatan Nglipar, Kecamatan Playen, Kecamatan Tepus, Kecamatan Girisubo, Kecamatan Semanu, Kecamatan Panggang, Kecamatan Wonosari, Kecamatan Semin, Kecamatan Paliyan, Kecamatan Saptosari, dan Kecamatan Imogiri.

pencanangan_silin3pencanangan_silin1

Bibit jati Mega Wanagama ini dikembangkan oleh Tim Fakultas Kehutanan UGM melalui program pemuliaan pohon sejak belasan tahun lalu. Kelebihan dari jati Mega Wanagama dibanding dengan jati biasa adalah pohonnya tumbuh lurus, dengan percabangan yang minimal, dan pertumbuhannya cepat sehingga diharapkan dengan jati Mega Wanagamayang diberikan kepada Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR), akan meningkatkan kualitas tegakan hutan rakyat di DIY yang selama ini tegakannyasebagian besar berasal dari bibit sembarangan. Diharapkan 5 – 10 tahun lagi hutan rakyat di DIY akan memiliki kualitas tegakan yang lebih baik, dan tentunya berdampak pada meningkatnya pendapatan masyarakat petani hutan rakyat.

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Dr. Satyawan Pudyatmoko menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu upaya Fakultas Kehutanan UGM sebagai institusi pendidikan untuk melakukan “hilirisasi produk-produk penelitian”, sehingga hasil penelitian dari Kampus dapat dinikmati dan dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat. Sedangkan dari PT. BNI (Persero) Tbk. yang diwakili Ir. ZakarezaQoriHemawan, MM. menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian PT. BNI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui skema BNI GogreenCorporate Social Responsibility. Ke depannya PT. BNI (persero) Tbk siap untuk mendukung aksi pengabdian masyarakat dari Universitas Gadjah Mada sebagai institusi pendidikan terbesar di Indonesia. Akan tetapi ke depan PT. BNI (Persero) Tbk. berharap program kerja sama antara Fakultas Kehutanan UGM dengan BNI tidak hanya sebatas pembagian bibit jati unggul, namun ke depannya perlu dilakukan optimalisasi lahan dengan penanaman empon-empon, porang, garut, dll dengan teknik agroforestry, sehingga masyarakat memiliki pendapatan mingguan, bulanan, dan tahunan. Dan PT BNI (persero) Tbk siap untuk memberikan dana pendampingan untuk pengabdian masyarakat melalui skema Corporate Social Responsibility.

pencanangan_silin4pencanangan_silin2

Dalam sambutan pada pencanangan program ini, Rektor UGM yang diwakili oleh Wakil Rektor Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Prof Suratman menyampaikan bahwa UGM sebagai institusi pendidikan harus bisa memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat. Jika 30 tahun lalu, lahirnya hutan rakyat di Gunungkidul pada saat Bupati Darmakum karena keberadaan Hutan Pendidikan Wanagama yang berhasil merehabilitasi lahan kritis menjadi hutan yang baik, saat ini dengan pengembangan pemuliaan pohon, tugas Fakultas Kehutanan UGM adalah memperbaiki kualitas tegakan hutan rakyat melalui pemberian bibit unggul. Pesan penting dari Wakil Rektor menyikapi tindak lanjut program ini, Fakultas Kehutanan UGM diharapkan tidak hanya sekedar membuat dan membagikan bibit unggul saja namun harus membuat demplot-demplot pengembangan hutan rakyat dengan pendekatan silvikultur intensif.Sehingga ke depannya hutan rakyat di DIY akan berubah dari tegakan biasa menjadi tegakan yang berkualitas.

pencanangan_silin6pencanangan_silin5

Kegiatan pencanangan program ini kemudian ditandai dengan penyerahan bibit unggul jati mega wanagama ke perwakilan Kelompok Tani Hutan Rakyat yang diserahkan oleh Wakil Rektor UGM, wakil PT. BNI (persero) Tbk, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Direktur Hutan Pendidikan Wanagama.Direncanakan setelah pencanangan kegiatan ini, dalam waktu dekat akan dilakukan penyaluran/pengiriman dan penanaman bibit di lokasi penanaman. Ke depannya direncanakan Fakultas Kehutanan UGM akan melakukan pendampingan dan monitoring pelaksanaan budi daya hutan rakyat. (TY)