
Yogyakarta, 20 Februari 2026 — Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat, 20 Februari 2026 di THE 1O1 Yogyakarta Tugu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan melalui implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dari Fakultas Kehutanan UGM, kegiatan ini dihadiri secara luring oleh Dr. Kaharuddin, S.Hut., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, yang hadir bersama sejumlah dosen kehutanan. Sementara itu, Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., IPU selaku Dekan Fakultas Kehutanan dan Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM., selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, mengikuti kegiatan secara daring karena sedang berada di Wanagama UGM di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Adapun dari pihak YKAN, kegiatan ini dihadiri oleh Herlina Hartanto selaku Direktur Eksekutif, Ruslandi selaku Direktur Terrestrial Indonesia, Arief Muria Perkasa selaku Direktur Bentala Kalimantan, Ambang Wijaya selaku Manager Sustainability and Stakeholder Engagement PT Wanabakti Persada Utama, Desti Hertanti selaku Senior Forest Production Manager, serta tim YKAN lainnya. Turut hadir pula perwakilan dari Program Studi Pengelolaan Hutan Sekolah Vokasi UGM.
Penguatan Kolaborasi melalui Workshop Kurikulum dan Kemitraan Strategis
Rangkaian kegiatan diawali dengan workshop penyusunan kurikulum dan penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) kemitraan strategis yang bertujuan menyelaraskan kebutuhan akademik dengan praktik pengelolaan sumber daya alam di lapangan pada hari sebelumnya yaitu Rabu-Kamis, 18-19 Februari 2026. Workshop ini diharapkan dapat menghasilkan model kolaborasi yang aplikatif dan berdampak nyata bagi pengembangan pendidikan kehutanan serta praktik pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Komitmen Bersama untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan

Rangkaian kegiatan penandatanganan MoU dan PKS diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara yang mengantarkan peserta pada suasana formal sekaligus hangat. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Fakultas Kehutanan UGM dan sambutan dari pihak YKAN sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam menjalin kemitraan strategis.
Dalam sambutannya, Dr. Kaharuddin, S.Hut., M.Si. menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan organisasi konservasi dalam menghadapi tantangan pengelolaan hutan dan sumber daya alam yang semakin kompleks.
Setelah sesi sambutan, peserta mengikuti paparan mengenai Indonesia Terrestrial Program dan dilanjutkan dengan paparan terkait Bentala Kalimantan yang memberikan gambaran arah kolaborasi dan implementasi program kerja sama ke depan. Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan signing ceremony berupa penandatanganan MoU dan PKS.
Melalui penandatanganan MoU dan PKS ini, kedua pihak berkomitmen untuk mengembangkan kolaborasi dalam bidang pendidikan berbasis praktik, penelitian terapan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis lanskap berkelanjutan.
Acara selanjutnya ditutup dengan pembacaan doa sebagai ungkapan harapan atas keberlanjutan kerja sama yang telah disepakati, sebelum seluruh peserta mengikuti kegiatan buka puasa bersama dan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan.

Kemitraan strategis ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan inovasi pengelolaan hutan lestari serta kontribusi nyata Fakultas Kehutanan UGM dan YKAN dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Penulis: Hermudananto