YOGYAKARTA, 2 OKTOBER 2026 — Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), telah menyelenggarakan Seminar Nasional Purna Tugas Prof. Dr. Ir. Suryo Hardiwinoto, M.Agr.Sc., bertajuk “Peran Silvikultur dalam Rehabilitasi & Peningkatan Produktivitas Hutan”. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Fakultas Kehutanan ke-63. Seminar terdiri
SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim
Ternate, 28 September 2026 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Kick Off Kegiatan Inventarisasi Ekosistem Mangrove dan Penyusunan Fungsi Ekosistem Mangrove dalam Kesatuan Lanskap Mangrove (KLM) di Provinsi Maluku Utara. Kegiatan yang dilaksanakan di Bela Hotel Ternate ini menjadi langkah awal dalam pelaksanaan inventarisasi dan penyusunan fungsi ekosistem mangrove sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan di Maluku Utara.Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pelaksanaannya melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, unit pelaksana teknis, perguruan tinggi, hingga tim ahli dan enumerator. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus memastikan proses inventarisasi mampu menangkap kondisi ekosistem mangrove secara komprehensif.

Acara dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Aset Fakultas Kehutanan UGM, Dr. Ir. Kaharuddin, S.Hut., M.Si., IPU. Dalam pembukaan tersebut, Fakultas Kehutanan UGM menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mendukung inventarisasi dan pengelolaan ekosistem mangrove di Maluku Utara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat (PPEPD), Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan
Banda Aceh, 28 September 2026 — Upaya memperkuat pengelolaan ekosistem mangrove di Provinsi Aceh mulai memasuki tahap inventarisasi melalui kegiatan Kick Off Penyusunan Kajian Inventarisasi Ekosistem Mangrove dan Penyusunan Fungsi Ekosistem Mangrove dalam Kesatuan Lanskap Mangrove (KLM) di Provinsi Aceh. Kegiatan yang berlangsung di Muraya Hotel Aceh, Kota Banda Aceh, ini diselenggarakan melalui kerja sama Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Kementerian Lingkungan Hidup/Badan

BLORA/NGAWI (21/09/2026) — Sebagai bentuk komitmen dan konsistensi dalam memperkuat tata kelola kawasan serta penataan lahan andil garapan, pada hari Senin, 21 September 2026, Pengelola KHDTK Diklathut UGM Blora–Ngawi kembali menyerahkan Surat Keterangan Pesanggem kepada petani penggarap di areal KHDTK. Penyerahan Surat Keterangan Pesanggem ini bukan merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan oleh Pengelola KHDTK Diklathut UGM Blora–Ngawi. Kegiatan serupa


Kelompok pertama mengangkat topik “Pengaruh Tekanan Antropogenik terhadap Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) dan Habitatnya di Kawasan Cagar Alam Pananjung Pangandaran.” Kajian ini diarahkan untuk memahami keterkaitan antara aktivitas manusia dengan perilaku satwa serta kondisi habitat monyet ekor panjang di kawasan konservasi.
Kelompok kedua melakukan kajian berjudul “Potensi Keanekaragaman Hayati di Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.” Melalui
Yogyakarta, 14 September 2026 — Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diskusi Teknis Pelaksanaan dan Pelatihan Tim Enumerator Survei Lapangan Kesatuan Lanskap Mangrove (KLM) Provinsi Aceh dan Maluku Utara pada 14–15 September 2026 di PORTA by Ambarrukmo, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan kajian inventarisasi ekosistem mangrove serta penyusunan fungsi ekosistem dalam Kesatuan Lanskap Mangrove di kedua provinsi.
Kegiatan dibuka oleh Wakil
Jakarta – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada melalui fasilitator safeguard Wanagama IKN dan KHDTK Getas mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Refreshment Safeguard dan Pembahasan Review Komitmen Safeguard Implementing Partner (IP) FOLU NC 2&3 yang diselenggarakan pada 10–11 September 2026 di Menara Peninsula Hotel, Jakarta.
Fakultas Kehutanan UGM diwakili oleh Ir. Muhammad Chrisna Satriagasa, Ph.D., sebagai Fasilitator Safeguard Wanagama IKN, dan Dr. Ir. Tri Atmojo, S.Hut.,

KHDTK Getas-Ngandong, 5 September 2026 — Kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Kenali Sampah, Lindungi Hutan”, Laboratorium Pemanenan Hasil Hutan, Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) mengajak lebih dari 100 siswa sekolah dasar untuk mengenal pentingnya menjaga lingkungan, mengelola sampah, serta melestarikan hutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian

BLORA/NGAWI (06/09/2026) — Kebakaran hutan kembali terjadi di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) DIKLATHUT UGM Blora–Ngawi, tepatnya di petak 133 dan 134, Hutan Wengkon Desa (HWD) Ngrawoh. Kebakaran ini bukan yang pertama kali terjadi di KHDTK DIKLATHUT UGM, melainkan telah berulang kali terjadi dan menjadi perhatian serius, mengingat KHDTK DIKLATHUT UGM berperan penting dalam pengelolaan, pendidikan, penelitian, serta upaya rehabilitasi hutan dan lahan.
Dua titik api pertama kali
Yogyakarta, 07 September 2026 — Mahasiswa baru Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2026 menyampaikan aspirasi mereka mengenai masa depan hutan Indonesia melalui kegiatan PIONIR Pelestari 2026. Aspirasi tersebut kemudian dianalisis dan dirangkum dalam sebuah policy brief berjudul “Suara Rimbawan Muda Untuk Hutan Indonesia: Aspirasi Mahasiswa Baru Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Tahun 2026 untuk Penguatan Kebijakan Kehutanan Indonesia”.

Para mahasiswa baru

