Pada pelaksanaan hari pertama, Senin, 18 Mei 2026, kunjungan difokuskan pada dua laboratorium utama di Gedung IFFLC, yaitu Laboratorium Pemuliaan Pohon dan Laboratorium Perlindungan dan Kesehatan Hutan. Sesi pertama dimulai di Laboratorium Pemuliaan Pohon pada pukul 09.30–11.40 WIB yang dihadiri oleh 26 peserta, di mana mereka mendapatkan pengarahan langsung mengenai seleksi genetik dan pengembangan bibit unggul oleh Prof. Dr. Ir. Sapto Indrioko, S.Hut., M.P. beserta tim dosen. Selanjutnya, sesi kedua dilaksanakan pada pukul 14.45–16.15 WIB di Laboratorium Perlindungan dan Kesehatan Hutan dengan kehadiran 18 peserta untuk mempelajari penanganan hama serta penyakit hutan bersama Ibu Intan Berlian, S.P., M.Sc. dan Bapak Fiqri Ardiansyah, S.Hut., M.Sc.

Memasuki hari kedua, Selasa, 19 Mei 2026, kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Laboratorium Fisiologi dan Tanah Hutan serta Laboratorium Silvikultur dan Agroforestri. Kunjungan ke Laboratorium Fisiologi dan Tanah Hutan berlangsung pada pukul 09.15–11.20 WIB di Ruang 405 Gedung IFFLC dengan 18 peserta, dipandu oleh Dr. Ir. Nesty Pratiwi Romadini, S.Hut. dan Ibu Arom Figyantika, S.Hut., M.Sc., Ph.D. untuk meninjau peralatan analisis tanah. Setelah itu, rangkaian akhir kegiatan di Laboratorium Silvikultur dan Agroforestri pada pukul 12.45–14.15 WIB, bertempat langsung di fasilitas lapangan Klebengan. Sesi lapangan ini sukses menarik antusiasme tertinggi dengan dihadiri oleh 36 peserta yang didampingi oleh Bapak Ir. Aqmal Nur Jihad, S.Hut., M.Sc. dan Ibu Dr. Rika Bela Rahmawati, S.Hut. untuk melihat praktik nyata silvikultur, meskipun sesi penutupan sempat terkendala oleh turunnya hujan.

Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan Kunjungan Laboratorium 2026 ini berjalan dengan lancar dan kondusif berkat kerja sama yang baik antara panitia, dosen pemandu, serta seluruh peserta yang hadir. Keberhasilan program ini diharapkan dapat memfasilitasi mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM untuk mengenal lebih jauh mengenai bidang ilmu silvikultur serta berbagai fokus kajian risetnya secara nyata. Pemahaman mendalam mengenai fungsi dan ketersediaan fasilitas laboratorium ini juga ditujukan agar mahasiswa memiliki gambaran yang kuat serta kemudahan dalam menentukan arah penjurusan akademik maupun pemilihan topik tugas akhir mereka ke depan.
Penulis : Arnetta Hawila Thumbelina
Dokumentasi : Komisi Jaringan dan Kerjasama
Editor : Budi Mulyana