• UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kehutanan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Sambutan Dekan
    • Selayang Pandang
    • VISI MISI
    • Sejarah Fakultas
    • Pimpinan Fakultas
    • Pimpinan Departemen
    • Pimpinan Program Studi
    • Pimpinan Laboratorium
    • DOSEN
    • STAFF TENDIK
    • Laporan TAHUNAN Dekan
    • ALUMNI
  • Akademik
    • PROGRAM SARJANA
    • PROGRAM MAGISTER
    • PROGRAM DOKTOR
    • PROGRAM PROFESI
    • AKREDITASI PROGRAM STUDI
    • Double Degree
    • KALENDER AKADEMIK
  • KEMAHASISWAAN
    • KEMAHASISWAAN
    • LEM-DPM
      • Lembaga Eksekutif Mahasiswa
      • Dewan Perwakilan Mahasiswa
    • BSO
      • Mapala Silvagama
      • KSK
      • IFSA LC UGM
      • FSC
      • KMIK
      • KMKK BONITA
    • HMM
      • FORESTECH
      • HIMABA
      • FORESTATION
      • KMMH
    • PIONIR UGM
  • RISET & INOVASI
    • Publikasi Riset Dosen & Mahasiswa
    • HKI/PATEN/HAK CIPTA
    • Jurnal Ilmu Kehutanan
    • KERJASAMA
    • PUSAT KAJIAN
      • “SEBIJAK” INSTITUTE
      • SJB
      • PUSAT KAJIAN KEHUTANAN SOSIAL
    • KHDTK WANAGAMA
  • ADMISI
    • SARJANA KEHUTANAN
    • PROFESI INSINYUR KEHUTANAN
    • MAGISTER ILMU KEHUTANAN
    • DOKTOR ILMU KEHUTANAN
  • PENJAMINAN MUTU
  • Beranda
  • News
  • Hijaukan Nusa Lembongan, Mahasiswa Kehutanan yang tergabung dalam tim KKN-PPM UGM Nirwana Nusa Penida Laksanakan Penanaman Pohon di TPST dan Lahan Pertanian Terpadu

Hijaukan Nusa Lembongan, Mahasiswa Kehutanan yang tergabung dalam tim KKN-PPM UGM Nirwana Nusa Penida Laksanakan Penanaman Pohon di TPST dan Lahan Pertanian Terpadu

  • News, Rilis
  • 30 July 2026, 04.26
  • Oleh: andykurniawan
  • 0
Nusa Lembongan, Bali – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim, mahasiswa KKN-PPM UGM, tim Nirwana Nusa Penida melaksanakan kegiatan penanaman pohon di beberapa lokasi strategis di Desa Jungutbatu dan Desa Lembongan, di tiga lokasi, yaitu Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Kebun Dharma milik Wahyu Yoga, dan Kebun Komunal milik Ketut Nusa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program di bidang kehutanan yang berfokus pada peningkatan tutupan vegetasi sekaligus mendorong penerapan pertanian terpadu yang berkelanjutan. Kebun Komunal milik Ketut Nusa dikembangkan sebagai lahan pertanian terpadu yang mengintegrasikan tanaman pertanian, penanaman Multi-Purpose Tree Species (MPTS), serta pengolahan limbah organik melalui kegiatan komposting sebagai sumber pupuk alami. Sementara itu, Kebun Dharma milik Wahyu Yoga difungsikan sebagai demonstrasi plot (demplot) yang memadukan budidaya tanaman pertanian, penanaman MPTS, peternakan ayam dan bebek, serta pengelolaan pupuk organik secara mandiri.

Bibit pohon yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Unda Anyar, Bali, yang terdiri atas bibit nangka (Artocarpus heterophyllus) dan bibit beringin (Ficus benjamina). Pemilihan kedua jenis pohon tersebut didasarkan pada manfaat ekologis dan ekonomisnya. Pohon nangka diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang melalui hasil buahnya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, sedangkan pohon beringin dipilih karena memiliki tajuk yang rimbun sehingga dapat berfungsi sebagai peneduh, penyerapan karbon, sekaligus membantu meningkatkan kualitas lingkungan lingkungan di sekitarnya,

Sebelum ditanam, seluruh bibit menjalani proses pemeliharaan dan aklimatisasi di Pondokan Mahasiswa KKN. Pemeliharaan dilakukan secara rutin melalui penyiraman setiap pagi dan pemantauan kondisi bibit untuk memastikan tanaman tetap sehat dan siap ditanam di lapangan.

Penanaman di kawasan TPST Jungutbatu dilaksanakan pada 27 Juli 2026 oleh mahasiswa Kehutanan angkatan 2023, yaitu Ahmad Kautsar Riza Al Farros, Bagus Teguh Arthasena, dan Alvina Harfanindya Arsanti. Pada lokasi ini ditanam bibit beringin dengan mempertimbangkan fungsi ekologisnya sebagai pohon peneduh sekaligus penyerap karbon, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar kawasan TPST.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pengelola TPST Jungutbatu, Ibu Sri, beserta para karyawan. Selain memberikan izin penggunaan lokasi, pihak pengelola juga turut membantu pelaksanaan kegiatan dengan menyediakan peralatan, seperti cangkul dan linggis, serta mendampingi proses penanaman. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung upaya penghijauan serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Selain di TPST, kegiatan penanaman juga dilaksanakan di kawasan Demonstration Plot (Demplot) Pertanian Terpadu. Kegiatan pertama berlangsung pada 25 Juli 2026 di Kebun Dharma milik Wahyu Yoga dan dikemas dalam bentuk field trip bersama siswa SD Negeri 1 Lembongan. Melalui kegiatan tersebut, para siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung tentang pentingnya menanam dan merawat pohon sejak usia dini.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah seorang siswi SD Negeri 1 Lembongan mengungkapkan rasa senangnya karena dapat belajar menanam pohon secara langsung. Sementara itu, Wahyu Yoga selaku pemilik lahan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi pengelolaan lahannya. Menurutnya, lahan menjadi lebih terawat dan hasil panennya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga.

Kegiatan penanaman berikutnya dilaksanakan pada 28 Juli 2026 di Kebun Komunal milik Ketut Nusa dengan melibatkan seluruh anggota keluarga. Pelibatan keluarga dalam proses penanaman bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap tanaman yang ditanam sehingga proses pemeliharaan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Pada kedua lokasi demplot tersebut ditanam bibit nangka dan beringin dengan jumlah yang disesuaikan dengan luas lahan masing-masing.

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN-PPM UGM berharap penanaman pohon tidak hanya memberikan manfaat ekologis dengan meningkatkan kualitas lingkungan, menyerap karbon dioksida, serta menjaga ketersediaan air, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Diharapkan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, pengelola TPST, pemilik lahan, serta masyarakat diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Desa Jungutbatu dan Desa Lembongan yang lebih hijau, lestari, serta tangguh dalam menghadapi perubahan iklim.

 

 

Penulis: Alvina Harfanindya Arsanti dan Ahmad Kautsar Riza Al Farros

Dokumentasi: Ikfina Musyahadah Azzahro

Editor: Budi Mulyana & Satriagasaa

Tags: SDG 11 Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan SDG 15 Ekosistem Daratan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4 Pendidikan Berkualitas SDG12 Konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS KEHUTANAN
Universitas Gadjah Mada
Jl. Agro No. 1 Bulaksumur Yogyakarta 55281
Telp. (0274) 512102, 6491420 Fax. (0274) 550541
Email: fkt@ugm.ac.id

UNIVERSITY ADMISSION

  • SNMPTN
  • SBMPTN
  • PBUTM
  • UTUL

DEPARTMENT

  • Forest Management
  • Forest Product Technology
  • Silviculture
  • Forest Resource Conservation

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

© FKT - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju