
GUNUNGKIDUL – Dalam upaya memperkokoh hubungan kemitraan dan semangat kekeluargaan dengan masyarakat di sekitar kawasan hutan, pengelola Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wanagama I menyelenggarakan acara silaturahmi sekaligus makan siang bersama pada Rabu, 30 September 2026. Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh jajaran pengelola Wanagama beserta para Lurah dan Dukuh dari desa-desa penyangga di sekitar kawasan.

Keberadaan KHDTK Wanagama I selama ini tidak dapat dilepaskan dari peran aktif dan dukungan masyarakat di sekitarnya. Mewakili pengelola KHDTK Wanagama I, ‘Afifah Makarim, S.Hut., menekankan bahwa kolaborasi harmonis dengan pemangku wilayah setempat—khususnya Lurah dan Dukuh sebagai garda terdepan masyarakat—merupakan kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari sekaligus membawa dampak ekonomi yang positif bagi warga.

Acara silaturahmi ini dirancang sebagai wadah komunikasi informal yang efektif dan santai. Sembari menikmati hidangan dalam balutan nuansa kekeluargaan khas Wanagama, para pengelola dan tokoh masyarakat saling bertukar pikiran serta mendengarkan aspirasi secara langsung. Dalam kesempatan tersebut, berbagai masukan dan aspirasi strategis disampaikan oleh Lurah Banaran, Kamituwo Gading, Lurah Ngleri, dan Lurah Bunder. Diskusi ringan namun konstruktif mengalir membahas seputar upaya perlindungan ekosistem hutan, mitigasi potensi konflik, hingga eksplorasi program-program pemberdayaan masyarakat yang dapat disinergikan ke depannya.

Melalui momentum silaturahmi ini, KHDTK Wanagama I berharap jalinan komunikasi dan rasa saling memiliki (sense of belonging) antara pihak kampus, pengelola, dan masyarakat akar rumput dapat semakin solid. Wanagama berkomitmen untuk terus merangkul dan berjalan beriringan dengan desa-desa penyangga, mengusung semangat kolaborasi demi terwujudnya ekosistem yang berkelanjutan: lestari hutannya, sejahtera masyarakatnya.
Penulis dan Dokumentasi : Zulva Ulin – Wanagama
Editor : Budi Mulyana