
Yogyakarta – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan serah terima jabatan Dekan dari Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. selaku Dekan periode 2021–2026 kepada Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU, akan memimpin Fakultas Kehutanan UGM untuk periode 2026–2031. Kegiatan serah terima jabatan dilaksanakan pada hari Rabu, 30 September 2026, di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan kepemimpinan di Fakultas Kehutanan UGM. Selain menandai berakhirnya masa kepemimpinan periode 2021–2026, serah terima jabatan juga menjadi awal bagi kepemimpinan baru untuk melanjutkan berbagai capaian sekaligus mengembangkan program-program strategis Fakultas Kehutanan UGM dalam lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama lima tahun terakhir telah memberikan dukungan serta bekerja bersama dalam membangun kemajuan Fakultas Kehutanan UGM. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian yang diperoleh Fakultas Kehutanan UGM merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dan berbagai pihak yang terlibat.
Pada kesempatan tersebut, Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah sebagai Dekan masih terdapat kekurangan maupun ketidaksempurnaan dalam proses kepemimpinannya. Ia berharap kebersamaan dan semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan dan semakin diperkuat pada periode kepemimpinan berikutnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kehutanan UGM periode 2026–2031, Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU, dalam sambutannya menyampaikan sejumlah program kerja prioritas yang akan menjadi arah kepemimpinannya selama lima tahun ke depan.
Salah satu gagasan yang diperkenalkan adalah model kepemimpinan MESRA, yang merupakan akronim dari Melayani, Empati, Solutif, Responsif, dan Apresiatif. Model kepemimpinan tersebut diharapkan dapat menjadi semangat dalam membangun tata kelola Fakultas Kehutanan UGM yang semakin terbuka, responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika, serta berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan secara kolaboratif.

Selain penguatan tata kelola dan budaya kepemimpinan, sejumlah program strategis juga menjadi perhatian pada periode 2026–2031. Di antaranya adalah penyusunan strategi pemenuhan Insentif Kinerja Dosen (IKD), penguatan pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), serta pengembangan crisis center yang diharapkan dapat menjadi wadah respons cepat Fakultas Kehutanan UGM terhadap berbagai krisis dan persoalan lingkungan hidup dan kehutanan.
Melalui program-program tersebut, kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat peran Fakultas Kehutanan UGM tidak hanya dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga dalam memberikan respons berbasis keilmuan terhadap berbagai isu strategis kehutanan dan lingkungan hidup.

Rangkaian kegiatan serah terima jabatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan pimpinan serta sivitas akademika Fakultas Kehutanan UGM. Momentum tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyambut estafet kepemimpinan dan perjalanan Fakultas Kehutanan UGM pada periode 2026–2031.
Penulis: Budi Mulyana
Dokumentasi : Andy K