
Business Plan Competition sebagai salah satu ajang bergengsi mahasiswa kembali digelar pada Agustus 2025 di Universitas Jember. Ratusan delegasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia hadir untuk mempresentasikan ide bisnis inovatif mereka yang berfokus pada solusi keberlanjutan. Tahun ini, kompetisi menghadirkan kategori khusus green innovation yang menekankan ide-ide bisnis ramah lingkungan serta pengurangan emisi karbon. Kompetisi berlangsung selama satu bulan penuh dengan rangkaian seleksi mulai dari pengumpulan proposal, pitching daring, hingga final presentasi di Universitas Jember. Para peserta dari kategori green innovation berasal dari berbagai disiplin ilmu dan dinilai berdasarkan orisinalitas ide, kelayakan bisnis, dampak lingkungan, serta potensi implementasi nyata di lapangan.
Salah satu tim dari Universitas Gadjah Mada berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menyabet juara 1. Tim yang diketuai oleh Achmaluddin Taufan ini beranggotakan Safiera Anindya dan Gathan Bhadra. Mereka membawa ide bisnis berupa pembuatan briket dari limbah agroindustri sebagai upaya pengurangan emisi sekaligus pemanfaatan limbah bernilai ekonomis. “Saya sangat bersyukur bisa membawa nama UGM meraih juara pertama. Apalagi ide briket ini tidak hanya menjawab masalah energi alternatif, tetapi juga mengurangi limbah industri pertanian yang selama ini belum termanfaatkan optimal,” ujar Achmaluddin setelah menerima penghargaan.

Dengan visi menghadirkan energi bersih dari sumber yang berkelanjutan, tim ini berharap inovasi briket agroindustri dapat dikembangkan lebih lanjut ke arah hilirisasi produk. “Kami ingin ide ini bisa benar-benar diimplementasikan, menjadi solusi nyata bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap target pengurangan emisi nasional,” tambah Safiera yang turut mempresentasikan inovasi tersebut di babak final.
Editor: Humas FKT
Penulis dan Dokumentasi: Taufan