• UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kehutanan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Sambutan Dekan
    • Selayang Pandang
    • VISI MISI
    • Sejarah Fakultas
    • Pimpinan Fakultas
    • Pimpinan Departemen
    • Pimpinan Program Studi
    • Pimpinan Laboratorium
    • DOSEN
    • STAFF TENDIK
    • Laporan TAHUNAN Dekan
    • ALUMNI
  • Akademik
    • PROGRAM SARJANA
    • PROGRAM MAGISTER
    • PROGRAM DOKTOR
    • PROGRAM PROFESI
    • AKREDITASI PROGRAM STUDI
    • Double Degree
    • KALENDER AKADEMIK
  • KEMAHASISWAAN
    • KEMAHASISWAAN
    • LEM-DPM
      • Lembaga Eksekutif Mahasiswa
      • Dewan Perwakilan Mahasiswa
    • BSO
      • Mapala Silvagama
      • KSK
      • IFSA LC UGM
      • FSC
      • KMIK
      • KMKK BONITA
    • HMM
      • FORESTECH
      • HIMABA
      • FORESTATION
      • KMMH
    • PIONIR UGM
  • RISET & INOVASI
    • Publikasi Riset Dosen & Mahasiswa
    • HKI/PATEN/HAK CIPTA
    • Jurnal Ilmu Kehutanan
    • KERJASAMA
    • PUSAT KAJIAN
      • “SEBIJAK” INSTITUTE
      • SJB
    • KHDTK WANAGAMA
  • PENERIMAAN MAHASISWA
    • SARJANA KEHUTANAN
    • PROFESI INSINYUR KEHUTANAN
    • MAGISTER ILMU KEHUTANAN
    • DOKTOR ILMU KEHUTANAN
  • Beranda
  • News
  • Evaluasi Jaringan Jalan Hutan di Balai KPH Yogyakarta: Implikasi terhadap Pengelolaan Berkelanjutan

Evaluasi Jaringan Jalan Hutan di Balai KPH Yogyakarta: Implikasi terhadap Pengelolaan Berkelanjutan

  • News, Rilis
  • 8 August 2025, 06.12
  • Oleh: hadianto
  • 0

Laboratorium Pemanenan Hasil Hutan (PHH) Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan penelitian tentang evaluasi jaringan jalan hutan di Balai KPH Yogyakarta. Penelitian ini melibatkan tiga mahasiswa yang masing-masing meneliti di lokasi berbeda, yaitu Hutan Produksi Kayu BKPH Playen, Hutan Produksi Kayu Putih BKPH Paliyan, dan Hutan Lindung BKPH Panggang.

Balai KPH Yogyakarta dipilih menjadi lokasi penelitian, karena hingga saat ini belum ditemukan kajian tentang jaringan jalan di wilayah tersebut, terutama dalam konteks efektivitas dan dampaknya terhadap lingkungan. Pengelolaan jaringan jalan yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, erosi, dan fragmentasi habitat. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi jaringan jalan yang dapat mendukung pengelolaan hutan sekaligus menjadi acuan dalam penelitian atau studi di masa mendatang.

Kegiatan dimulai pada bulan Mei hingga Agustus 2025, diawali dengan koordinasi dan diskusi antara tim peneliti laboratorium PHH dengan kepala KPH mengenai pemilihan lokasi yang sesuai dengan kebutuhan riset, data yang dibutuhkan, harapan KPH terhadap penelitian, serta identifikasi permasalahan jaringan jalan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan survei lapangan bersama kepala BKPH Playen, kepala BKPH Paliyan, dan kepala BKPH Panggang, kemudian pengambilan data yang didampingi oleh mantri dan mandor. Meskipun sempat terkendala oleh medan yang curam dan jalan ranting yang sudah tidak lagi berupa jalan, kegiatan tetap dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan observasi langsung kondisi jalan hutan dan pengukuran sebagai bahan penyusunan evaluasi. Penelitian ini akan mengumpulkan data spasial terkait jaringan jalan dari masing-masing kawasan hutan, kemudian menganalisis struktur jaringan berdasarkan panjang, kepadatan, distribusi, serta kerapatannya. Selanjutnya, dilakukan analisis perbandingan efektivitas jaringan jalan dalam mendukung fungsi utama tiap jenis hutan, serta kajian dampak lingkungannya. Penelitian ini juga akan mengevaluasi strategi pengelolaan yang berkelanjutan untuk setiap tipe hutan.

Dengan adanya penelitian ini, diharapkan keilmuan dalam laboratorium PHH lebih kaya referensi, pengetahuan, dan pengalaman, dan dapat mengaplikasikan ilmu yang dimiliki untuk solusi riil di lapangan. Bagi KPH Yogyakarta, penelitian ini dapat menjadi rekomendasi solusi dalam perencanaan dan pemanfaatan jaringan jalan hutan yang lebih baik, hutan menjadi lebih tertata, dan memperlancar proses pengelolaan hutan. Dan bagi pihak institusi Pendidikan, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan sumber data atau informasi untuk penelitian-penelitian yang akan dilaksanakan di waktu mendatang.

“Jalan bukan sekadar penghubung tempat, tetapi penghubung kehidupan,” ujar Ibu Ratih Madya septiana, selaku Kepala laboratorium PHH.

Kegiatan ini menandai komitmen berkelanjutan Laboratorium Pemanenan Hasil Hutan Fakultas Kehutanan UGM dalam mengembangkan keilmuan laboratorium, menambah referensi bahan ajar, memberikan kesempatan belajar lebih banyak bagi mahasiswa untuk skripsi, serta menawarkan solusi alternatif bagi pengelolaan hutan di Indonesia.

Penulis: Azizah Diah Nurunnisa
Dokumentasi: Ratih Madya Septiana

Tags: SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim SDG 15 Ekosistem Daratan SDG 9 Industri Inovasi dan Infrastruktur
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS KEHUTANAN
Universitas Gadjah Mada
Jl. Agro No. 1 Bulaksumur Yogyakarta 55281
Telp. (0274) 512102, 6491420 Fax. (0274) 550541
Email: fkt@ugm.ac.id

UNIVERSITY ADMISSION

  • SNMPTN
  • SBMPTN
  • PBUTM
  • UTUL

DEPARTMENT

  • Forest Management
  • Forest Product Technology
  • Silviculture
  • Forest Resource Conservation

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

© FKT - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju