• UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kehutanan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Sambutan Dekan
    • Selayang Pandang
    • VISI MISI
    • Sejarah Fakultas
    • Pimpinan Fakultas
    • Pimpinan Departemen
    • Pimpinan Program Studi
    • Pimpinan Laboratorium
    • DOSEN
    • STAFF TENDIK
    • Laporan TAHUNAN Dekan
    • ALUMNI
  • Akademik
    • PROGRAM SARJANA
    • PROGRAM MAGISTER
    • PROGRAM DOKTOR
    • PROGRAM PROFESI
    • AKREDITASI PROGRAM STUDI
    • Double Degree
    • KALENDER AKADEMIK
  • KEMAHASISWAAN
    • KEMAHASISWAAN
    • LEM-DPM
      • Lembaga Eksekutif Mahasiswa
      • Dewan Perwakilan Mahasiswa
    • BSO
      • Mapala Silvagama
      • KSK
      • IFSA LC UGM
      • FSC
      • KMIK
      • KMKK BONITA
    • HMM
      • FORESTECH
      • HIMABA
      • FORESTATION
      • KMMH
    • PIONIR UGM
  • RISET & INOVASI
    • Publikasi Riset Dosen & Mahasiswa
    • HKI/PATEN/HAK CIPTA
    • Jurnal Ilmu Kehutanan
    • KERJASAMA
    • PUSAT KAJIAN
      • “SEBIJAK” INSTITUTE
      • SJB
    • KHDTK WANAGAMA
  • PENERIMAAN MAHASISWA
    • SARJANA KEHUTANAN
    • PROFESI INSINYUR KEHUTANAN
    • MAGISTER ILMU KEHUTANAN
    • DOKTOR ILMU KEHUTANAN
  • Beranda
  • News
  • Wujudkan FOLU Net Sink 2030, Tim BPLDH FOLU IP Fakultas Kehutanan UGM (Getas) Laksanakan Penanaman IFFS dan EBT di KHDTK Diklathut UGM Blora-Ngawi

Wujudkan FOLU Net Sink 2030, Tim BPLDH FOLU IP Fakultas Kehutanan UGM (Getas) Laksanakan Penanaman IFFS dan EBT di KHDTK Diklathut UGM Blora-Ngawi

  • News, Rilis
  • 27 April 2026, 02.44
  • Oleh: andykurniawan
  • 0

BLORA/NGAWI (02/03/2026) – Tim Lapangan BPLDH FOLU IP Fakultas Kehutanan UGM (Getas) telah melaksanakan penanaman target tahun 2025 di dua lokasi, yaitu HWD Cantel (Kabupaten Ngawi) dan HWD Nglebak (Kabupaten Blora). Penanaman ini menggunakan pola Integrated Forestry and Farming System (IFFS) yang diterapkan di kedua lokasi, serta pola Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dikhususkan pada HWD Cantel.

Penerapan pola IFFS dengan kerapatan 600 pohon/hektar ini bertujuan untuk meningkatkan cadangan karbon pada lahan sekaligus mendukung pencapaian ketahanan pangan melalui integrasi tanaman kehutanan dan pertanian. Rangkaian kegiatan di dalamnya meliputi sosialisasi penanaman dan konsep IFFS kepada petani penggarap, penyiapan lahan, serta proses penanaman itu sendiri.

Spesies yang ditanam merupakan jenis tanaman multifungsi (MPTS) yang dipilih secara strategis:

  • Jati (untuk tujuan hasil kayu)
  • Kaliandra (sebagai penghasil pakan ternak)
  • Alpukat (sebagai penghasil buah)
  • Kayu Putih (sebagai penghasil minyak atsiri)
  • Tanaman pertanian sela berupa jagung (sebagai penghasil pangan)
Bibit kepuh (Sterculia foetida) dan nyamplung (Calophyllum inophyllum)

Fokus lain dari kegiatan ini adalah aksi mitigasi perubahan iklim melalui pengembangan komoditas EBT di dalam kawasan hutan. Pendekatan ini diarahkan untuk meningkatkan cadangan karbon sekaligus menyediakan sumber energi alternatif yang berkelanjutan. Jenis tanaman energi yang dikembangkan meliputi Nyamplung (Calophyllum inophyllum) dan Kepuh (Sterculia foetida), yang dikenal memiliki potensi besar sebagai bahan baku biofuel nabati.

Kedua spesies ini memiliki kemampuan adaptasi yang baik pada lahan marjinal, toleran terhadap kondisi lingkungan yang kurang subur, serta mampu tumbuh pada wilayah dengan tingkat degradasi lahan yang tinggi. Selain menghasilkan biji yang dapat diolah menjadi bahan bakar nabati, sistem perakaran dan tajuk kedua jenis ini dapat mendukung peningkatan biomassa, sehingga berkontribusi terhadap cadangan karbon jangka panjang.

Melalui pengelolaan silvikultur yang tepat, kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan tutupan vegetasi dan produktivitas lahan. Dari sisi mitigasi, pemanfaatan biofuel berbasis nyamplung dan kepuh berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, sehingga menekan emisi gas rumah kaca dari sektor energi.

 

 

Penulis: Maulida Muhadini

Dokumentasi: Ahmad Shidiq Septiawan & Ahmad Ilham Setiawan

Editor:Budi Mulyana & Satriagasa

Tags: SDG 1 Tanpa Kemiskinan SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim SDG 15 Ekosistem Daratan SDG 2 Tanpa Kelaparan SDG 5 Kesetaraan Gender SDG 7 Energi Bersih dan Terjangkau SDG 8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS KEHUTANAN
Universitas Gadjah Mada
Jl. Agro No. 1 Bulaksumur Yogyakarta 55281
Telp. (0274) 512102, 6491420 Fax. (0274) 550541
Email: fkt@ugm.ac.id

UNIVERSITY ADMISSION

  • SNMPTN
  • SBMPTN
  • PBUTM
  • UTUL

DEPARTMENT

  • Forest Management
  • Forest Product Technology
  • Silviculture
  • Forest Resource Conservation

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

© FKT - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju