
Dalam kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan untuk melihat langsung berbagai jenis sumber informasi, mulai dari buku teks, jurnal ilmiah, laporan penelitian, hingga koleksi digital yang membahas topik silvikultur. Alasan mahasiswa memilih tema silvikultur dalam kunjungan akademik ini karena bidang tersebut masih jarang dibahas dalam perkuliahan Ilmu Perpustakaan dan terdengar relatif baru bagi mereka. Ketertarikan ini mendorong mahasiswa untuk mengenal lebih jauh bagaimana informasi dan literatur mengenai silvikultur dikelola dalam sebuah perpustakaan. Melalui kunjungan ini, mahasiswa ingin memperluas wawasan terhadap bidang ilmu yang belum banyak mereka pelajari sekaligus memahami bagaimana perpustakaan mendukung penyebaran informasi pada disiplin ilmu yang bersifat khusus dan terus berkembang.
Selama kunjungan, mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai sistem klasifikasi dan penataan koleksi di perpustakaan tersebut. Hal ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana perpustakaan khusus (special library) mengelola informasi yang bersifat spesifik dan mendalam. Selain itu, mereka mempelajari bagaimana layanan literasi informasi diterapkan untuk membantu pengguna memahami dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga berdiskusi dengan pustakawan mengenai tantangan dalam pengelolaan koleksi bidang kehutanan, seperti kebutuhan pembaruan informasi yang cepat dan pentingnya akses terhadap jurnal internasional. Diskusi ini membuka wawasan mahasiswa tentang peran strategis perpustakaan dalam mendukung kegiatan akademik dan penelitian, terutama di bidang yang sangat dinamis seperti kehutanan.
Kegiatan kunjungan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa Ilmu Perpustakaan dalam memahami pengelolaan perpustakaan khusus. Selain itu, kunjungan ini juga memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya literasi informasi dalam bidang ilmu tertentu, seperti silvikultur, yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman langsung yang dapat menjadi bekal dalam pengembangan kompetensi profesional di masa depan.
Penulis & Dokumentasi : Sita Wibisono
Editor : Humaas FKT