
Workshop menghadirkan narasumber dari berbagai unit di lingkungan UGM, yaitu Direktorat Kemitraan dan Relasi Global (DKRG), Biro Hukum dan Organisasi, Direktorat Keuangan, serta Kantor Pengadaan. Berbagai materi disampaikan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pengelolaan kerja sama, mulai dari penyusunan dokumen, aspek legal, pengelolaan keuangan, hingga mekanisme pengadaan barang dan jasa.
Pada sesi administrasi kerja sama, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penyusunan dokumen kerja sama yang tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memberikan kepastian hukum selama pelaksanaan kegiatan. Dokumen kerja sama dipandang sebagai dasar pelaksanaan program sekaligus menjadi bagian penting dalam proses pengawasan dan audit.
Sementara itu, materi aspek hukum menekankan pentingnya kepatuhan terhadap kewenangan penandatanganan dokumen, mitigasi risiko hukum, serta penyusunan perjanjian yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Peserta juga mendapatkan pembaruan mengenai kebijakan dan praktik terbaik dalam penyusunan perjanjian kerja sama.

Dalam sesi tata kelola keuangan, narasumber menjelaskan mekanisme penyusunan anggaran, pengelolaan dana kontraktual, pertanggungjawaban keuangan, hingga implementasi skema pendanaan berbasis output (output-based) maupun berbasis aktivitas (activity-based). Diskusi juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi pengelola proyek, termasuk pengelolaan kas talangan, perpajakan, serta penyusunan laporan pertanggungjawaban.
Adapun sesi tata kelola pengadaan membahas mekanisme pengadaan barang dan jasa pada kegiatan kerja sama sesuai regulasi yang berlaku di UGM. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pemilihan metode pengadaan, penyusunan dokumen pendukung, serta pentingnya menyepakati mekanisme pengadaan sejak penyusunan perjanjian kerja sama.
Workshop ditutup dengan forum diskusi yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan berbagai tantangan dalam pengelolaan kerja sama. Berbagai masukan yang muncul diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan sistem tata kelola sehingga mampu mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara lebih efektif.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Kehutanan UGM terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia dan penyempurnaan sistem pengelolaan kerja sama. Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan tata kelola kerja sama yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan serta mempermudah proses administrasi dan pelaporan keuangan bagi tim pelaksana kerja sama.

Penulis: Eliya Wihardini
Dokumentasi: Charisma Marseliyatin dan M.N. Hidayat
Editor : Budi Mulyana