
Solo – Dharma Wanita Persatuan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan capacity building melalui wisata budaya dan religi di Kota Solo pada Sabtu (25/7). Diikuti sekitar 40 peserta, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, memperluas wawasan mengenai budaya dan sejarah, sekaligus menikmati suasana rekreasi bersama di tengah kesibukan aktivitas kelembagaan.
Mengusung semangat kebersamaan, rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Pasar Gedhe Solo. Sebagai salah satu pusat perdagangan tradisional yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan identitas Kota Solo, Pasar Gedhe memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta untuk mengenal beragam produk lokal, kuliner tradisional, serta dinamika kehidupan masyarakat di kawasan yang memiliki nilai sejarah tersebut.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Pura Mangkunegaran. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat sejarah, budaya, dan warisan Keraton Mangkunegaran. Selain memperkaya wawasan mengenai kekayaan budaya Jawa, pengalaman tersebut juga menumbuhkan apresiasi terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat.

Nuansa wisata religi kemudian hadir melalui kunjungan ke Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Peserta diajak menikmati keindahan arsitektur masjid sekaligus merasakan suasana spiritual yang melengkapi rangkaian perjalanan. Kunjungan ini memberikan pengalaman yang berbeda sekaligus memperkaya dimensi kegiatan capacity building yang memadukan unsur budaya, religi, dan kebersamaan.
Setelah menikmati rangkaian wisata budaya dan religi, perjalanan dilanjutkan dengan kunjungan ke Wonder Bakery. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk berburu oleh-oleh sekaligus membawa pulang berbagai cita rasa khas Solo sebagai bagian dari kenangan perjalanan bersama.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama di Rumah Makan Adem Ayem. Dalam suasana yang lebih santai dan akrab, para peserta berkesempatan untuk berbincang, bertukar cerita, dan menikmati kebersamaan. Momen tersebut sekaligus menjadi penutup yang memperkuat tali silaturahmi antaranggota Dharma Wanita Persatuan Fakultas Kehutanan UGM.
Lebih dari sekadar kegiatan rekreasi, capacity building ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan kekeluargaan, serta meningkatkan kekompakan antaranggota. Perpaduan antara wisata budaya, religi, dan kebersamaan memberikan pengalaman yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memperkaya wawasan para peserta.
Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Fakultas Kehutanan UGM diharapkan semakin solid dalam membangun kebersamaan dan menjalin silaturahmi di lingkungan Fakultas Kehutanan UGM. Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting untuk terus menciptakan lingkungan kelembagaan yang harmonis, suportif, dan penuh kekeluargaan.
Penulis: Rahma
Editor : Budi Mulyana