Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli dari Kagama Digital dan Inovasi, Ari Akbar Devananta, S.Pi., C.DMS. Para peserta yang hadir berasal dari berbagai bagian di fakultas, di antaranya bagian sekretariat pimpinan, sekretariat program studi, sekretariat departemen, bagian tata usaha, hingga unit pengelolaan Hutan Pendidikan Wanagama. Kolaborasi peserta lintas bagian ini diharapkan dapat menciptakan iklim kerja yang lebih modern dan terintegrasi di seluruh lini pelayanan administrasi.

Selama kurang lebih tiga jam, para peserta tidak hanya dibekali dengan pemahaman teori, tetapi juga diajak melakukan praktik langsung. Narasumber memberikan pemahaman komprehensif mengenai kerangka kerja (framework) alur pemrosesan tugas administratif berbasis kecerdasan buatan. Selain itu, para peserta mendapatkan pendalaman materi terkait penggunaan berbagai AI Toolbox mutakhir, seperti ChatGPT, Google Gemini, NotebookLM, dan NoteGPT yang terbukti dapat memangkas waktu pengerjaan tugas-tugas rutin perkantoran.
Menyadari risiko di balik kemudahan teknologi, pelatihan ini ditutup dengan sesi krusial tentang etika dan batasan keamanan siber. Peserta diberikan panduan tegas terkait aturan pengunggahan data institusi ke platform AI terbuka untuk mencegah kebocoran informasi sensitif. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Kehutanan UGM dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar tetap adaptif terhadap teknologi, tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian.

“Kehadiran teknologi AI di lingkungan kampus bukan untuk menggantikan peran sumber daya manusia, melainkan sebagai alat bantu akselerasi untuk mempermudah tugas-tugas administratif. Melalui Bulan Pelatihan ini, kami berharap para tenaga kependidikan dapat bekerja lebih cerdas dan efisien, seraya tetap memegang teguh etika serta keamanan data institusi kita.” — Siti Uswatun Hasanah, S.TP., Kepala Kantor Administrasi Fakultas Kehutanan UGM
Penulis: Raden Mashakim Zakaria Harahab
Dokumentasi: Raden Mashakim Zakaria Harahab
Editor : Budi Mulyana