
Yogyakarta, 23 September 2026 — Dalam rangka menciptakan ekosistem kerja yang harmonis dan berkinerja tinggi, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menggelar pelatihan bertajuk “Membangun Budaya Santun dan Profesionalisme Pegawai” pada Rabu (23/9) di Ruang Auditorium. Kegiatan yang wajib diikuti oleh 75 tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan fakultas ini merupakan agenda kedua dalam rangkaian utama program Bulan Pelatihan Tenaga Kependidikan.

Berlangsung dengan seru dan meriah selama tiga jam, pelatihan ini menghadirkan Anggit Nursasmito, S.Psi., sebagai narasumber utama. Mengusung semangat “Menjadi Tendik yang Santun, Santuy, dan Sat-set”, materi pelatihan dikemas secara membumi dengan fokus utama pada pembentukan psychological safety—yakni upaya menciptakan rasa aman, nyaman, dan diterima bagi setiap pegawai di lingkungan kerjanya.
Alih-alih sekadar pemaparan teori komunikasi, kegiatan ini dirancang secara interaktif agar peserta dapat mengenali pentingnya gaya komunikasi yang asertif dan cara merespons dinamika di tempat kerja secara elegan. Pada sesi akhir, para tendik diajak berdiskusi untuk merumuskan nilai-nilai positif yang paling relevan untuk diimplementasikan di unit kerja masing-masing.

Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat untuk meningkatkan profesionalisme pegawai. Dengan pemahaman mendalam mengenai budaya kerja yang sehat dan saling menghargai, para tendik diharapkan dapat terus memberikan pelayanan administrasi akademik yang prima, adaptif, dan selaras dengan nilai-nilai kerakyatan UGM.
“Kenyamanan dan rasa aman dalam berinteraksi adalah kunci dari produktivitas tim. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap tendik di Fakultas Kehutanan UGM memiliki kesadaran untuk merawat budaya kerja yang guyub namun tetap profesional, sehingga pelayanan kepada mahasiswa dan dosen dapat berjalan semakin efektif.” — Siti Uswatun Hasanah, S.TP., Kepala Kantor Administrasi Fakultas Kehutanan UGM
Penulis: Raden Mashakim Zakaria Harahab
Dokumentasi: Raden Mashakim Zakaria Harahab
Editor : Budi Mulyana