Yogyakarta, 15 Juli 2026 – Di sela rangkaian kegiatan The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan seremoni penyerahan dokumen Memorandum of Understanding (MoU) dengan Western Philippines University (WPU), Filipina, yang berlangsung di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM.
Dokumen kerja sama diserahkan oleh Mr. Reagan M. Venturillo, Assistant Professor dari Department of Forestry and Environmental Sciences, College of Agriculture, Forestry, and Environmental Sciences (CAFES), Western Philippines University. Dari pihak Fakultas Kehutanan UGM, seremoni diterima langsung oleh Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., IPU.
Penyerahan dokumen MoU ini menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan akademik antara kedua institusi. Kerja sama tersebut diharapkan membuka peluang yang lebih luas dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran mahasiswa dan dosen, pengembangan kapasitas akademik, serta berbagai kegiatan ilmiah yang mendukung pengelolaan hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.

Momentum ini juga memperkuat komitmen Fakultas Kehutanan UGM dalam memperluas jejaring internasional dengan berbagai perguruan tinggi mitra di kawasan Asia Tenggara. Kehadiran delegasi Western Philippines University pada penyelenggaraan Forestry Summer Course 2026 sekaligus menjadi wujud nyata pentingnya forum akademik internasional sebagai ruang untuk membangun kolaborasi, bertukar pengalaman, dan mengembangkan inovasi bersama dalam menjawab tantangan pengelolaan sumber daya alam di masa depan.
Seremoni penyerahan MoU berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua institusi menyampaikan harapan agar kerja sama yang telah terjalin dapat segera diwujudkan dalam berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Melalui penguatan kemitraan internasional ini, Fakultas Kehutanan UGM terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperluas jejaring riset global, serta berkontribusi dalam pembangunan kehutanan berkelanjutan yang selaras dengan agenda pembangunan dunia.
Penulis: Satriagasa
Editor: Budi Mulyana
Foto: tim Dokumentasi Forestry Summer Course 2026