
Seoul, Korea Selatan – Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Ir. Rhomi Ardiansyah, menjadi salah satu pembicara dalam 5th Workshop of the Asia Urban Forests Network (AUFN) yang diselenggarakan pada 27–28 Oktober 2026 di National Institute of Forest Science (NIFOS), Seoul, Korea Selatan. Kegiatan ini menjadi forum penguatan kolaborasi penelitian hutan kota di kawasan Asia, khususnya terkait inventarisasi dan pengelolaan pohon peneduh jalan serta hutan perkotaan.
Partisipasi tersebut merupakan bagian dari proyek riset kolaboratif yang melibatkan enam negara Asia, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan India. Penelitian bersama ini berfokus pada pengumpulan data dan statistik pohon peneduh jalan serta hutan kota (urban tree statistics and urban forests). Kegiatan didukung melalui pendanaan penuh dari National Institute of Forest Science (NIFOS) Korea Selatan dan Asia-Pacific Association of Forestry Research Institutions (APAFRI).

Dalam sesi Statistics of Street Trees and Urban Forests in Asia, Dr. Rhomi menyampaikan presentasi berjudul “Statistics of Street Trees and Urban Forests in Indonesia” dengan mengambil studi kasus inventarisasi pohon tepi jalan di Yogyakarta. Penelitian tersebut memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan penginderaan jauh untuk menginventarisasi 5.174 pohon dari 88 spesies di sepanjang 39 km koridor jalan arteri.
Selain menyajikan data sebaran dan keragaman pohon, penelitian ini turut mengkaji keterkaitan pohon peneduh dengan nilai budaya dan filosofi lokal masyarakat Jawa. Analisis juga mencakup estimasi simpanan karbon dan potensi pohon dalam membantu mitigasi peningkatan suhu udara perkotaan. Hasil penelitian tersebut memberikan informasi penting untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan ruang hijau perkotaan yang berkelanjutan.
Riset ini merupakan hasil kolaborasi dosen muda Fakultas Kehutanan UGM yang melibatkan Dr. Ir. Rhomi Ardiansyah, Ir. Muhammad Chrisna Satriagasa, Ph.D., Ir. Aqmal Nur Jihad, M.Sc., Fiqri Ardiansyah, M.Sc., dan Stevie Vista Nissauqodry, M.Sc.

Lokakarya AUFN ke-5 juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarnegara dalam pengembangan riset hutan kota. Melalui penguatan jejaring penelitian dan pemanfaatan data spasial, kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan vegetasi perkotaan untuk menghadapi tantangan perubahan iklim, polusi udara, dan penurunan kualitas lingkungan.
Keikutsertaan Fakultas Kehutanan UGM dalam forum ini mencerminkan komitmen untuk memperluas kerja sama akademik internasional sekaligus mengembangkan penelitian yang berkontribusi terhadap pengelolaan hutan kota dan pembangunan perkotaan berkelanjutan.
Penulis & Dokumentasi: Rhomi Ardiansyah
Editor: Satriagasa