Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat jejaring internasional melalui kegiatan benchmarking bersama Fakultas Kehutanan Kasetsart University (KU), Thailand, yang diselenggarakan secara daring pada 16 April 2026. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Kehutanan menuju standar internasional.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi berdiskusi mengenai berbagai aspek pengelolaan pendidikan pascasarjana, mulai dari sistem pembelajaran, kegiatan penelitian, hingga tata kelola program studi. Diskusi juga menyoroti sejumlah isu strategis, seperti peningkatan jumlah mahasiswa magister dan doktor, percepatan masa studi agar lulus tepat waktu, penguatan sumber pendanaan pendidikan, serta peluang pengembangan program double degree.
Dari sisi reputasi global, baik UGM maupun Kasetsart University telah masuk dalam pemeringkatan dunia QS World University Rankings (QS WUR) by Subject Agriculture and Forestry. Kasetsart University saat ini berada di peringkat ke-74 dunia, sementara UGM menempati peringkat ke-171. Di tingkat ASEAN, KU menduduki peringkat ketiga, sedangkan UGM berada di posisi keenam.
Kesamaan karakteristik kedua institusi, khususnya dalam pemanfaatan hutan pendidikan dan penelitian sebagai laboratorium lapangan, menjadi potensi besar untuk memperkuat kolaborasi akademik. Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat global.
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama melalui kunjungan langsung antar institusi dan penjajakan keselarasan kurikulum. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan program double degree antara UGM dan Kasetsart University di masa mendatang.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pengelola program studi dari kedua universitas, termasuk Wakil Dekan Bidang Akademik, ketua program studi, serta tim penjaminan mutu. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penulis: Dwiko Budi Permadi