
Yogyakarta, 13 Mei 2026 — Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan akademik dari Faculty of Design and Architecture, Universiti Putra Malaysia pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan akademik internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas disiplin antara bidang kehutanan dan arsitektur lanskap.
Delegasi dari Universiti Putra Malaysia (UPM) hadir dengan sekitar 40 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan dosen. Kunjungan ini disambut hangat oleh sivitas akademika Universitas Gadjah Mada di lingkungan Fakultas Kehutanan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi memulai agenda dengan sesi pengenalan profil fakultas masing-masing, termasuk bidang keilmuan, aktivitas akademik, serta pengembangan riset yang tengah dijalankan. Suasana diskusi berlangsung interaktif ketika kedua pihak membahas berbagai perspektif terkait arsitektur lanskap, keterkaitan antara ruang hijau dengan keberlanjutan lingkungan, serta konteks budaya yang berkembang di lingkungan UGM, termasuk filosofi pohon sebagai bagian dari identitas dan nilai ekologis kampus.
Dari Fakultas Kehutanan UGM, kegiatan ini diwakili oleh Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., IPU.(Dekan), Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU. (Wakil dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan), Ir. Emma Soraya, S.Hut., M.For., Ph.D. IPU., Dr. Ir. Dwi Tyaningsih Adriyanti, M.P., Dr. Ir. Rhomi Ardiansyah, S.Hut., M.Si., dan Ir. Ni Putu Diana Mahayani, S.Hut., M.For., Ph.D. Untuk memperkaya diskusi multidisiplin, kegiatan ini juga melibatkan dosen dari Fakultas Pertanian UGM, yaitu Siti Nurul Rofiqo Irwan, S.P., M.Agr., Ph.D.

Setelah sesi pengenalan, kedua institusi melanjutkan kegiatan melalui seminar singkat yang menghadirkan pemaparan dari masing-masing pihak terkait pengembangan keilmuan, penelitian, dan implementasi desain lanskap berkelanjutan. Dalam kunjungan ini juga melakukan diskusi dengan tajuk “Crossing Bridges between Landscape Architecture and Forestry”, yang mengangkat pentingnya integrasi antara ilmu kehutanan dan arsitektur lanskap dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, kedua pihak juga mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama akademik di masa mendatang. Beberapa inisiatif yang dibahas meliputi program student exchange, summer course, joint supervision, hingga pengembangan program double degree.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya kolaborasi internasional yang lebih erat antara Fakultas Kehutanan UGM dan Faculty of Design and Architecture UPM, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pertukaran akademik yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan di tingkat global.
Penulis: Rahma
Editor : Budi Mulyana