• UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kehutanan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Sambutan Dekan
    • Selayang Pandang
    • VISI MISI
    • Sejarah Fakultas
    • Pimpinan Fakultas
    • Pimpinan Departemen
    • Pimpinan Program Studi
    • Pimpinan Laboratorium
    • DOSEN
    • STAFF TENDIK
    • Laporan TAHUNAN Dekan
    • ALUMNI
  • Akademik
    • PROGRAM SARJANA
    • PROGRAM MAGISTER
    • PROGRAM DOKTOR
    • PROGRAM PROFESI
    • AKREDITASI PROGRAM STUDI
    • Double Degree
    • KALENDER AKADEMIK
  • KEMAHASISWAAN
    • KEMAHASISWAAN
    • LEM-DPM
      • Lembaga Eksekutif Mahasiswa
      • Dewan Perwakilan Mahasiswa
    • BSO
      • Mapala Silvagama
      • KSK
      • IFSA LC UGM
      • FSC
      • KMIK
      • KMKK BONITA
    • HMM
      • FORESTECH
      • HIMABA
      • FORESTATION
      • KMMH
    • PIONIR UGM
  • RISET & INOVASI
    • Publikasi Riset Dosen & Mahasiswa
    • HKI/PATEN/HAK CIPTA
    • Jurnal Ilmu Kehutanan
    • KERJASAMA
    • PUSAT KAJIAN
      • “SEBIJAK” INSTITUTE
      • SJB
      • PUSAT KAJIAN KEHUTANAN SOSIAL
    • KHDTK WANAGAMA
  • ADMISI
    • SARJANA KEHUTANAN
    • PROFESI INSINYUR KEHUTANAN
    • MAGISTER ILMU KEHUTANAN
    • DOKTOR ILMU KEHUTANAN
  • PENJAMINAN MUTU
  • Beranda
  • News
  • Dukung FOLU Net Sink 2030, Fakultas Kehutanan UGM Restorasi 200 Ha Hutan di Wanagama Nusantara, IKN

Dukung FOLU Net Sink 2030, Fakultas Kehutanan UGM Restorasi 200 Ha Hutan di Wanagama Nusantara, IKN

  • News, Rilis
  • 29 May 2026, 02.02
  • Oleh: andykurniawan
  • 0
Penanaman di Wanagama Nusantara

Ibu Kota Nusantara, 30 April 2026 – Fakultas Kehutanan UGM (IKN) menanam sekitar 200 ribu tanaman asli Kalimantan di Wanagama Nusantara, sebagai bagian dari upaya restorasi hutan untuk mendukung target FOLU Net Sink 2030. Penanaman dilakukan setelah proses verifikasi mutu bahan dan bibit yang dilakukan Fakultas Kehutanan UGM pada tahap sebelumnya.

Penanaman menggunakan spesies asli/endemik Kalimantan, di antaranya meranti, kapur, rambai, durian, dan keruing. Restorasi dilakukan menggunakan model penanaman pengkayaan (enrichment planting) dengan kepadatan sekitar 1.000 bibit per hektare. Melalui skema ini, sekitar 200 ribu bibit ditanam pada areal seluas 200 hektare.

Pekerja melakukan kegiatan penanaman

Kegiatan mencakup persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan monitoring secara berkala untuk memastikan tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman pada Wanagama Nusantara.

Restorasi ini bertujuan untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan yang didominasi oleh tanaman Eucalyptus, sekaligus meningkatkan serapan karbon untuk mendukung target FOLU Net Sink 2030. Program ini merupakan langkah awal untuk menjadikan Wanagama Nusantara sebagai living lab untuk kegiatan pendidikan, penelitian, dan konservasi hutan tropis berkelanjutan di IKN.

 

Penulis: Charisma Marseliya

Dokumentasi: Tim Lapangan Fakultas Kehutanan UGM (IKN)

Editor: Satriagasa

Tags: SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim SDG 15 Ekosistem Daratan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4 Pendidikan Berkualitas SDG 9 Industri Inovasi dan Infrastruktur

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS KEHUTANAN
Universitas Gadjah Mada
Jl. Agro No. 1 Bulaksumur Yogyakarta 55281
Telp. (0274) 512102, 6491420 Fax. (0274) 550541
Email: fkt@ugm.ac.id

UNIVERSITY ADMISSION

  • SNMPTN
  • SBMPTN
  • PBUTM
  • UTUL

DEPARTMENT

  • Forest Management
  • Forest Product Technology
  • Silviculture
  • Forest Resource Conservation

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

© FKT - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju