• UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kehutanan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Sambutan Dekan
    • Selayang Pandang
    • VISI MISI
    • Sejarah Fakultas
    • Pimpinan Fakultas
    • Pimpinan Departemen
    • Pimpinan Program Studi
    • Pimpinan Laboratorium
    • DOSEN
    • STAFF TENDIK
    • Laporan TAHUNAN Dekan
    • ALUMNI
  • Akademik
    • PROGRAM SARJANA
    • PROGRAM MAGISTER
    • PROGRAM DOKTOR
    • PROGRAM PROFESI
    • AKREDITASI PROGRAM STUDI
    • Double Degree
    • KALENDER AKADEMIK
  • KEMAHASISWAAN
    • KEMAHASISWAAN
    • LEM-DPM
      • Lembaga Eksekutif Mahasiswa
      • Dewan Perwakilan Mahasiswa
    • BSO
      • Mapala Silvagama
      • KSK
      • IFSA LC UGM
      • FSC
      • KMIK
      • KMKK BONITA
    • HMM
      • FORESTECH
      • HIMABA
      • FORESTATION
      • KMMH
    • PIONIR UGM
  • RISET & INOVASI
    • Publikasi Riset Dosen & Mahasiswa
    • HKI/PATEN/HAK CIPTA
    • Jurnal Ilmu Kehutanan
    • KERJASAMA
    • PUSAT KAJIAN
      • “SEBIJAK” INSTITUTE
      • SJB
      • PUSAT KAJIAN KEHUTANAN SOSIAL
    • KHDTK WANAGAMA
  • ADMISI
    • SARJANA KEHUTANAN
    • PROFESI INSINYUR KEHUTANAN
    • MAGISTER ILMU KEHUTANAN
    • DOKTOR ILMU KEHUTANAN
  • PENJAMINAN MUTU
  • Beranda
  • News
  • Forestry Summer Course 2026 Bahas Peran Hutan dalam Menjaga Air dan Menyerap Karbon

Forestry Summer Course 2026 Bahas Peran Hutan dalam Menjaga Air dan Menyerap Karbon

  • News, Rilis
  • 10 July 2026, 01.30
  • Oleh: andykurniawan
  • 0

Yogyakarta, 9 Juli 2026 – Hari ketiga The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026 menghadirkan diskusi mengenai peran strategis ekosistem hutan dalam menjaga ketahanan air sekaligus mendukung mitigasi perubahan iklim. Melalui rangkaian kuliah yang disampaikan akademisi dari Thailand, Korea Selatan, dan Hungaria, peserta diajak memahami pentingnya pendekatan terpadu dalam pengelolaan sumber daya hutan.

Sesi pertama dibawakan oleh Assoc. Prof. Dr. Piyapong Tongdeenok dari Kasetsart University, Thailand, yang mengulas peran hutan dalam siklus hidrologi dan penyediaan jasa lingkungan. Materi ini menekankan bahwa pengelolaan daerah aliran sungai yang berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan air di tengah meningkatnya tekanan akibat perubahan iklim dan perubahan penggunaan lahan.

Kuliah kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok (Focus Group Discussion) yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertukar pengalaman mengenai tantangan pengelolaan sumber daya air di negara masing-masing.

Pematerian oleh Dr. Bora Lee dari National Institute of
Forest Science (NIFoS) Republik Korea

Pada sesi siang, Dr. Bora Lee dari National Institute of Forest Science (NIFoS), Republik Korea, membawakan materi mengenai Mangrove Carbon Sequestration. Peserta memperoleh pemahaman mengenai peran ekosistem mangrove sebagai penyerap karbon (blue carbon ecosystem) sekaligus pelindung kawasan pesisir dari dampak perubahan iklim.

Rangkaian kuliah hari ketiga ditutup oleh Dr. Andrea Vityi dari University of Sopron, Hungaria, yang membahas pengembangan agroforestri sebagai salah satu nature-based solutions untuk menjawab berbagai tantangan lingkungan abad ke-21. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa agroforestri bukan sekadar teknik budidaya, melainkan pendekatan untuk merancang kembali lanskap pertanian agar produktivitas dan fungsi ekologis dapat berjalan secara seimbang. Melalui integrasi pepohonan dengan tanaman pertanian maupun peternakan, sistem agroforestri mampu meningkatkan ketahanan terhadap banjir, kekeringan, gelombang panas, erosi, dan kebakaran hutan, sekaligus memperkuat keanekaragaman hayati, menyerap karbon, serta mendiversifikasi sumber pendapatan masyarakat melalui hasil seperti buah, kopi, kakao, kayu, madu, dan tanaman obat.

Melalui kombinasi materi mengenai hidrologi, karbon mangrove, dan agroforestri, peserta memperoleh perspektif yang lebih komprehensif mengenai pentingnya pengelolaan lanskap hutan secara terpadu untuk mendukung ketahanan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan hari ketiga ditutup dengan pembagian kelompok dan penugasan Problem Tree Analysis sebagai bagian dari penguatan kemampuan analisis peserta terhadap permasalahan kehutanan global.

Pematerian oleh Dr. Andrea Vityi dari
University of Sopron, Hungaria

Penulis: Satriagasa

Editor: Budi Mulyana

Foto: tim Dokumentasi Forestry Summer Course 2026

Tags: SDG 11 Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim SDG 15 Ekosistem Daratan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4 Pendidikan Berkualitas SDG 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak SDG 9 Industri Inovasi dan Infrastruktur SDG12 Konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS KEHUTANAN
Universitas Gadjah Mada
Jl. Agro No. 1 Bulaksumur Yogyakarta 55281
Telp. (0274) 512102, 6491420 Fax. (0274) 550541
Email: fkt@ugm.ac.id

UNIVERSITY ADMISSION

  • SNMPTN
  • SBMPTN
  • PBUTM
  • UTUL

DEPARTMENT

  • Forest Management
  • Forest Product Technology
  • Silviculture
  • Forest Resource Conservation

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

© FKT - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju