• UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kehutanan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Sambutan Dekan
    • Selayang Pandang
    • VISI MISI
    • Sejarah Fakultas
    • Pimpinan Fakultas
    • Pimpinan Departemen
    • Pimpinan Program Studi
    • Pimpinan Laboratorium
    • DOSEN
    • STAFF TENDIK
    • Laporan TAHUNAN Dekan
    • ALUMNI
  • Akademik
    • PROGRAM SARJANA
    • PROGRAM MAGISTER
    • PROGRAM DOKTOR
    • PROGRAM PROFESI
    • AKREDITASI PROGRAM STUDI
    • Double Degree
    • KALENDER AKADEMIK
  • KEMAHASISWAAN
    • KEMAHASISWAAN
    • LEM-DPM
      • Lembaga Eksekutif Mahasiswa
      • Dewan Perwakilan Mahasiswa
    • BSO
      • Mapala Silvagama
      • KSK
      • IFSA LC UGM
      • FSC
      • KMIK
      • KMKK BONITA
    • HMM
      • FORESTECH
      • HIMABA
      • FORESTATION
      • KMMH
    • PIONIR UGM
  • RISET & INOVASI
    • Publikasi Riset Dosen & Mahasiswa
    • HKI/PATEN/HAK CIPTA
    • Jurnal Ilmu Kehutanan
    • KERJASAMA
    • PUSAT KAJIAN
      • “SEBIJAK” INSTITUTE
      • SJB
      • PUSAT KAJIAN KEHUTANAN SOSIAL
    • KHDTK WANAGAMA
  • ADMISI
    • SARJANA KEHUTANAN
    • PROFESI INSINYUR KEHUTANAN
    • MAGISTER ILMU KEHUTANAN
    • DOKTOR ILMU KEHUTANAN
  • PENJAMINAN MUTU
  • Beranda
  • News
  • Forestry Summer Course 2026 Bahas Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat dan Konservasi Keanekaragaman Hayati

Forestry Summer Course 2026 Bahas Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat dan Konservasi Keanekaragaman Hayati

  • News, Rilis
  • 16 July 2026, 09.00
  • Oleh: andykurniawan
  • 0

Yogyakarta, 15 Juli 2026 – Memasuki hari kedua sesi luring, peserta The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026 mendalami pentingnya peran masyarakat dalam pengelolaan hutan serta strategi konservasi keanekaragaman hayati di tengah tantangan perubahan iklim. Rangkaian kuliah hari ini menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya ditentukan oleh aspek ekologis, tetapi juga oleh tata kelola yang inklusif, kolaborasi multipihak, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal.

Kegiatan diawali dengan kuliah bertajuk Community-Based Forest Management: Highlighting Successful Models of Local Stewardship yang disampaikan oleh Micah R. Fisher, Ph.D. dari University of Hawaiʻi at Mānoa. Dalam paparannya, Micah mengajak peserta memahami konsep pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat melalui perspektif commons, hak akses, dan tata kelola sumber daya bersama. Peserta diajak melihat bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya bergantung pada aturan formal, tetapi juga dipengaruhi oleh relasi sosial, akses terhadap sumber daya, serta kelembagaan yang berkembang di tingkat lokal.

kuliah bertajuk Community-Based Forest Management: Highlighting Successful Models of Local Stewardship yang disampaikan oleh Micah R. Fisher, Ph.D.
dari University of Hawaiʻi at Mānoa

Suasana kelas semakin hidup melalui sesi interaktif yang dipandu langsung oleh Micah. Melalui sebuah permainan simulasi (commons game), peserta merasakan secara langsung bagaimana keputusan individu dalam memanfaatkan sumber daya bersama dapat menentukan keberlanjutan ekosistem. Simulasi tersebut memperlihatkan bahwa komunikasi, kepercayaan, serta penyusunan aturan secara kolektif mampu mendorong pengelolaan sumber daya yang lebih adil dan berkelanjutan dibandingkan pengambilan keputusan secara individual.

Materi tersebut kemudian diperdalam melalui Focus Group Discussion yang dipandu oleh Dr. Dwi Laraswati, S.Si.. Dalam diskusi ini, peserta saling berbagi pengalaman mengenai peluang dan tantangan penerapan community-based forest management di negara masing-masing, mulai dari aspek kebijakan, kelembagaan masyarakat, hingga pengelolaan sumber daya alam yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Sesi interaktif yang disampaikan oleh Micah R. Fisher

Pada sesi siang, Prof. George A. Gale dari King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thailand, membawakan kuliah bertajuk Assessing the Impacts of Climate Change on Tropical Forest Birds. Melalui berbagai hasil penelitian lapangan di Thailand, peserta diperkenalkan pada peran penting burung sebagai penyedia jasa ekosistem, antara lain melalui penyebaran biji (seed dispersal), penyerbukan, pengendalian hama, hingga sebagai indikator kesehatan ekosistem hutan. Kuliah ini juga menunjukkan bahwa perubahan iklim berpotensi mengubah habitat, memengaruhi interaksi antara burung dan tumbuhan, serta mengganggu fungsi ekologis yang menopang ketahanan ekosistem hutan tropis.

Prof. George A. Gale dari King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thailand, membawakan kuliah bertajuk Assessing the Impacts of Climate Change
on Tropical Forest Birds

Setelah kuliah, peserta mengikuti Focus Group Discussion yang dipandu oleh Ir. Ryan Adi Satria, S.Hut., M.Sc.. Diskusi dibagi ke dalam lima kelompok yang membahas berbagai topik, meliputi dampak perubahan iklim terhadap hutan di masing-masing negara, jasa ekosistem yang diberikan burung, pemanfaatan burung sebagai indikator kesehatan lingkungan, contoh praktik konservasi yang berhasil, hingga peluang penguatan kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan konservasi di masa depan. Melalui forum ini, peserta dari berbagai negara saling bertukar pengalaman dan perspektif mengenai upaya menjaga ketahanan ekosistem hutan di wilayah masing-masing.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman bahwa pengelolaan hutan berkelanjutan memerlukan pendekatan yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, tata kelola sumber daya yang adaptif, serta perlindungan keanekaragaman hayati. Peran masyarakat lokal, didukung oleh ilmu pengetahuan dan kolaborasi internasional, menjadi fondasi penting dalam menjaga fungsi ekosistem hutan sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Penulis: Satriagasa

Editor: Budi Mulyana

Foto: tim Dokumentasi Forestry Summer Course 2026

Tags: SDG 11 Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim SDG 15 Ekosistem Daratan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4 Pendidikan Berkualitas SDG 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak SDG 9 Industri Inovasi dan Infrastruktur SDG12 Konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS KEHUTANAN
Universitas Gadjah Mada
Jl. Agro No. 1 Bulaksumur Yogyakarta 55281
Telp. (0274) 512102, 6491420 Fax. (0274) 550541
Email: fkt@ugm.ac.id

UNIVERSITY ADMISSION

  • SNMPTN
  • SBMPTN
  • PBUTM
  • UTUL

DEPARTMENT

  • Forest Management
  • Forest Product Technology
  • Silviculture
  • Forest Resource Conservation

Informasi Publik

  • Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

© FKT - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju