Yogyakarta, 6 Agustus 2026 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Penutupan Pionir Pelestari 2026 pada Kamis (6/8) sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pengenalan dan pembinaan bagi mahasiswa baru Fakultas Kehutanan UGM.

Kegiatan diawali dengan penyampaian laporan pelaksanaan Pionir Pelestari 2026 oleh Koordinator Gugus Pionir Pelestari 2026, Ir. Hermudananto, S.Hut., M.Sc., IPM., ASEAN Eng. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah terlaksana dengan baik berkat kolaborasi panitia, dosen, tenaga kependidikan, serta partisipasi aktif mahasiswa baru. Pionir Pelestari 2026 diharapkan menjadi fondasi awal bagi para mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta membangun karakter sebagai calon rimbawan yang berintegritas dan berwawasan pelestarian.

Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan UGM, Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU., menyampaikan sambutannya. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengapresiasi kerja keras panitia, dosen pendamping, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan Pionir Pelestari 2026. Beliau juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah menyelesaikan rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan kedisiplinan.
Lebih lanjut, beliau berpesan agar nilai-nilai yang diperoleh selama Pionir Pelestari tidak berhenti pada kegiatan orientasi semata, tetapi menjadi bekal dalam menjalani kehidupan akademik di Fakultas Kehutanan UGM. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan karakter yang berintegritas, memiliki kepedulian terhadap kelestarian hutan dan lingkungan, menjunjung tinggi etika akademik, serta aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan maupun pengabdian kepada masyarakat.
Prosesi penutupan secara resmi dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan melalui prosesi simbolis pelepasan syal dan topi rimba. Pelepasan atribut tersebut menjadi simbol berakhirnya masa orientasi sekaligus dimulainya perjalanan mahasiswa baru sebagai bagian dari sivitas akademika Fakultas Kehutanan UGM.
Suasana penutupan semakin semarak dengan atraksi penurunan Baliho Ucapan Selamat Datang Rimbawan Muda di Fakultas Kehutanan UGM yang dilakukan oleh mahasiswa menggunakan teknik rappelling. Atraksi ini menjadi salah satu momen yang paling menarik perhatian peserta dan mencerminkan semangat keberanian, ketangkasan, serta kerja sama yang menjadi karakter mahasiswa kehutanan.

Sebagai penutup rangkaian acara, mahasiswa, panitia, dosen, dan tenaga kependidikan berkumpul dalam suasana hangat melalui Pesta Rakyat dengan menikmati hidangan angkringan bersama. Kebersamaan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun rasa kekeluargaan di lingkungan Fakultas Kehutanan UGM.
Penutupan Pionir Pelestari 2026 menjadi penanda berakhirnya masa pengenalan mahasiswa baru sekaligus awal perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Kehutanan UGM. Diharapkan seluruh mahasiswa baru mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang telah diperoleh selama Pionir Pelestari dalam kehidupan akademik maupun pengabdian kepada masyarakat, serta tumbuh menjadi rimbawan muda yang unggul, berintegritas, dan berkomitmen terhadap pengelolaan hutan yang lestari.
Penulis & Editor : Budi Mulyana