
Ibu Kota Nusantara, 30 April 2026 – Fakultas Kehutanan UGM (IKN) menanam sekitar 200 ribu tanaman asli Kalimantan di Wanagama Nusantara, sebagai bagian dari upaya restorasi hutan untuk mendukung target FOLU Net Sink 2030. Penanaman dilakukan setelah proses verifikasi mutu bahan dan bibit yang dilakukan Fakultas Kehutanan UGM pada tahap sebelumnya.
Penanaman menggunakan spesies asli/endemik Kalimantan, di antaranya meranti, kapur, rambai, durian, dan keruing. Restorasi dilakukan menggunakan model penanaman pengkayaan (enrichment planting) dengan kepadatan sekitar 1.000 bibit per hektare. Melalui skema ini, sekitar 200 ribu bibit ditanam pada areal seluas 200 hektare.

Kegiatan mencakup persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan monitoring secara berkala untuk memastikan tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman pada Wanagama Nusantara.
Restorasi ini bertujuan untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan yang didominasi oleh tanaman Eucalyptus, sekaligus meningkatkan serapan karbon untuk mendukung target FOLU Net Sink 2030. Program ini merupakan langkah awal untuk menjadikan Wanagama Nusantara sebagai living lab untuk kegiatan pendidikan, penelitian, dan konservasi hutan tropis berkelanjutan di IKN.
Penulis: Charisma Marseliya
Dokumentasi: Tim Lapangan Fakultas Kehutanan UGM (IKN)
Editor: Satriagasa