Gunungkidul, 25 Oktober 2026 — Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui kolaborasi program “PohonKu” dan Forestry Study Club (FSC) melaksanakan soft launching program PohonKu di Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan program adopsi pohon yang berorientasi pada konservasi tumbuhan, pelestarian keanekaragaman hayati, serta peningkatan partisipasi
Rilis
Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada turut berkontribusi dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan melalui penugasan Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang dilaksanakan pada 2–16 Oktober 2026. Dr. Danang Anggoro, S.Si., M.Sc., dan Fiqri Ardiansyah, S.Hut., M.Sc., mendapatkan penugasan yang berlangsung di Resort Mendawai, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III, Taman Nasional Sebangau.
Dalam kegiatan tersebut, tim Fakultas Kehutanan UGM bergabung
GUNUNGKIDUL – Sebanyak 297 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Praktikum Konservasi Tanah dan Air (KTA) Fakultas Kehutanan UGM mengikuti kegiatan praktikum lapangan yang berlangsung di Jati Mega, Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wanagama, Gunungkidul. Kegiatan yang terbagi dalam dua gelombang pelaksanaan ini diikuti oleh mahasiswa yang mayoritas merupakan angkatan 2025.
Didampingi langsung oleh dosen pengampu, Ir. Muhammad Chrisna Satriagasa, Ph.D., praktikum ini dirancang untuk menjembatani pemahaman teoritis di ruang kelas dengan aplikasi teknis di lapangan. Selama kegiatan, para mahasiswa mempraktikkan berbagai metode untuk mengukur parameter hidrologi dan erosi tanah. Materi yang dipelajari mencakup pembuatan plot kecil untuk mengukur kehilangan tanah, pengoperasian Stasiun Pengamat Aliran Sungai (SPAS), perancangan teknis struktur terasering, hingga penggunaan

Yogyakarta, 14 Oktober 2026 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan delegasi Faculty of Forestry, Kasetsart University (KU), Thailand, pada Rabu (14/10). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Kehutanan UGM ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama akademik yang telah terjalin antara kedua institusi, sekaligus menjajaki pengembangan program pendidikan bersama, khususnya pada jenjang magister dan doktor.
Delegasi Kasetsart University dipimpin

Los Baños, Filipina, 20 Oktober 2026 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan akademik ke College of Forestry and Natural Resources (CFNR), University of the Philippines Los Baños (UPLB), Filipina, pada Selasa (20/10). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antarinstitusi sekaligus menjajaki peluang perluasan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kapasitas akademik di bidang kehutanan dan pengelolaan sumber daya alam.
Kunjungan

Los Baños, Filipina, 20 Oktober 2026 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) berpartisipasi dalam konferensi internasional bertajuk “SUSTAINing Southeast Asia’s Agricultural Futures” yang diselenggarakan oleh Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture (SEARCA) pada 19–20 Oktober 2026 di Los Baños, Laguna, Filipina. Konferensi ini menjadi forum pertukaran pengetahuan dan hasil penelitian dalam mendukung pembangunan pertanian
Yogyakarta, 10 Oktober 2026 — Memperingati satu dekade perjalanan sejak memasuki bangku perkuliahan pada 2016, Keluarga Alumni Mahasiswa Kehutanan Universitas Gadjah Mada angkatan 2016 (KAGAMAHUT 2016) menginisiasi Forester Scholarship, program beasiswa bagi mahasiswa aktif Fakultas Kehutanan UGM. Inisiatif ini menjadi wujud kontribusi alumni kepada almamater sekaligus upaya memperluas akses mahasiswa terhadap berbagai kesempatan pengembangan akademik dan profesional. Penyerahan beasiswa dilaksanakan di Yogyakarta kepada 10 mahasiswa penerima (awardee). Acara ini turut dihadiri oleh Bapak Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU selaku Dekan Fakultas Kehutanan UGM periode 2026–2031, serta perwakilan KAGAMAHUT 2016.
Sepuluh tahun lalu, sekitar 200 mahasiswa baru Ilmu Kehutanan angkatan 2016 memulai perjalanan mereka di Fakultas Kehutanan UGM, Bulaksumur. Masa perkuliahan menjadi ruang untuk menimba ilmu, membangun pertemanan, dan tumbuh bersama sebagai calon rimbawan, sehingga menginspirasi KAGAMAHUT 2016 untuk menghadirkan dukungan yang relevan bagi generasi mahasiswa kehutanan berikutnya.
Berangkat dari pengalaman alumni, Forester Scholarship dirancang untuk mengisi celah dukungan pendanaan bagi pengembangan akademik mahasiswa. Dalam bidang kehutanan, pengambilan data skripsi atau penelitian di lapangan maupun laboratorium kerap membutuhkan biaya yang tidak sedikit, termasuk untuk transportasi dan akomodasi. Keterbatasan pendanaan juga dapat menghambat mahasiswa mengikuti program magang, pelatihan/sertifikasi, dan kegiatan profesional lainnya, terutama ketika program tersebut tidak memberikan kompensasi atau hanya menawarkan uang saku terbatas. Di sisi lain, program beasiswa yang tersedia umumnya memiliki kriteria dan sasaran penerima yang spesifik, seperti prestasi akademik (merit-based), prestasi olahraga, serta kondisi sosial-ekonomi melalui skema prasejahtera/afirmasi. “Forester Scholarship hadir untuk melengkapi dukungan yang sudah ada melalui pendekatan yang lebih fleksibel, sehingga mahasiswa dapat memanfaatkan beasiswa sesuai kebutuhan dan aspirasi pengembangan akademik maupun profesional mereka”, ujar Lina Dwi Lestari, salah satu anggota KAGAMAHUT 2016 yang tergabung dalam tim seleksi beasiswa.
Besaran beasiswa yang diterima oleh setiap awardee adalah sebesar Rp3.000.000 yang digunakan salah satunya untuk meringankan mereka dalam memenuhi biaya uang kuliah tunggal (UKT), seperti Upik Savina Maranis, “Terima kasih kepada alumni angkatan 2016 yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada saya melalui Forester Scholarship, dana ini akan sangat membantu meringankan beban pembayaran UKT dan kelancaran studi saya”. Selain itu, sejumlah awardee yang menginjak tahun akhir perkuliahan seperti Ella Rovinta Fajrin berencana menggunakan dana beasiswa untuk pengambilan data skripsi dan magang, “Dana ini akan saya pakai untuk pengambilan data skripsi di Kalimantan bulan depan, sekaligus membantu dana operasional selama magang di salah satu NGO konservasi”. Awardee juga dibebaskan dalam memanfaatkan dana tersebut untuk mengikuti pelatihan, sertifikasi, serta kegiatan lain yang menunjang pengembangan akademik dan profesional.
Lebih dari sekadar dukungan finansial, KAGAMAHUT 2016 berharap inisiatif ini dapat menjadi
pemantik bagi tumbuhnya generasi rimbawan muda yang memiliki keterampilan praktis serta jejaring yang kuat. Dengan kesempatan pengembangan yang lebih terbuka, para penerima diharapkan dapat mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan memberikan kontribusi lebih luas bagi pengelolaan sumber daya hutan serta pembangunan sektor kehutanan Indonesia.
Author: Arifah Hidayati
Yogyakarta, 19 Oktober 2026 — Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar rapat pembahasan implementasi Perjanjian Kerja Sama tentang Pemanfaatan Taman Hutan Raya Bunder untuk Pengembangan Biodiversitas Tumbuhan Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Hari Jumat, 16 Oktober 2026. Pertemuan ini menjadi langkah koordinasi untuk menerjemahkan kerja sama kelembagaan menjadi program
Aksi Waste Management pada Jalan Sehat dan Kumpul Rimbawan Dies Natalis Fakultas Kehutanan UGM ke-63

Yogyakarta, 16 Oktober 2026 – Sampah menjadi isu internasional yang terkenal menyumbang pencemaran udara dan sumber penyebaran penyakit. Sebuah kajian mengungkapkan bahwa pada tahun 2010, Indonesia menghasilkan sampah plastik 3,2 juta ton dan 1,29 juta ton berakhir di laut. Di Yogyakarta sendiri, masalah terbesar ada pada pengelolaan sampah yang masih bertumpu pada teknik open dumping. Teknik tersebut dilakukan di TPA Piyungan seluas 16 hektare dengan timbunan sampah mencapai 600–800

Yogyakarta (12/10) — Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (FKT UGM) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Senin, 12 Oktober 2026. Kunjungan ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. A. Mujetahid M., S.Hut., M.P., dan diterima oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Kehutanan UGM, Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM.
Pertemuan ini berfokus pada pembahasan