
Yogyakarta, 19 Juli 2026 – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai Gala Dinner and Cultural Performance yang menjadi salah satu agenda penutup The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta, dosen pendamping, pembicara, panitia, serta sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Gadjah Mada, Tyas Ikhsan Hikmawan, Ph.D.; Direktur Wanagama, Dr. Ir. Johanes Pramana Gentur Sutapa, M.Sc.Forest.Trop.; Puthut Ardianto, S.Pd., M.Pd.; dan Dr. Wanlop Chutipong. Kehadiran para tamu undangan tersebut semakin memperkuat semangat kolaborasi internasional yang menjadi ruh penyelenggaraan Forestry Summer Course 2026.
Acara diawali dengan makan malam bersama yang menghadirkan suasana akrab di antara para peserta dari 12 negara. Selama hampir dua pekan mengikuti rangkaian kuliah, diskusi, praktik lapangan, dan kegiatan kelompok, peserta tidak hanya membangun pemahaman akademik tentang pengelolaan hutan berkelanjutan, tetapi juga menjalin persahabatan lintas budaya yang semakin erat.
Kemeriahan malam berlanjut melalui Cultural Performance, di mana para peserta menampilkan berbagai pertunjukan yang merepresentasikan identitas budaya masing-masing negara. Beragam tarian tradisional, pertunjukan musik, hingga penampilan khas dari berbagai negara menghadirkan suasana yang penuh antusiasme dan apresiasi. Setiap penampilan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkenalkan nilai, tradisi, dan kekayaan budaya yang dimiliki oleh masing-masing peserta.
Selain menjadi ajang pertukaran budaya, gala dinner juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk saling berbagi pengalaman selama mengikuti Forestry Summer Course 2026. Berbagai cerita mengenai pembelajaran di kelas, kegiatan lapangan, hingga pengalaman berinteraksi dengan peserta dari berbagai belahan dunia menjadi bagian dari refleksi bersama menjelang berakhirnya program.

Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, narasumber, dan panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Forestry Summer Course 2026. Semangat kolaborasi yang terbangun selama program diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi terus berkembang menjadi jejaring akademik dan profesional yang mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan di tingkat global.
Melalui Gala Dinner and Cultural Performance, Forestry Summer Course 2026 kembali menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan dalam membangun kolaborasi internasional. Di tengah tantangan perubahan iklim dan pengelolaan sumber daya alam yang semakin kompleks, kerja sama lintas negara, saling menghargai perbedaan, serta pertukaran pengetahuan menjadi modal penting untuk mewujudkan masa depan kehutanan yang lebih berkelanjutan.
Penulis: Satriagasa
Editor: Budi Mulyana
Foto: tim Dokumentasi Forestry Summer Course 2026