GUNUNGKIDUL – Hutan Pendidikan dan Pelatihan Wanagama I kembali menjadi rujukan edukasi kehutanan bertaraf internasional. Pada hari Kamis hingga Jumat, 16-17 Juli 2026, Wanagama menerima kunjungan dari peserta The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026. Kunjungan lapangan selama dua hari ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi peserta agar dapat belajar secara langsung dan komprehensif mengenai berbagai aspek pengelolaan hutan, sekaligus menjadi wadah observasi
SDG 11 Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan
Yogyakarta, 20 Juli 2026 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi menutup rangkaian The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026 setelah berlangsung hampir 2 pekan. Mengusung tema Forest for Life: Managing Ecosystem Services in a Changing Climate, program ini mempertemukan peserta dari 18 negara dalam ruang pembelajaran, kolaborasi, dan pertukaran pengalaman terkait pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Sebelum prosesi penutupan, peserta mengikuti Closing Lecture

Yogyakarta, 19 Juli 2026 – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai Gala Dinner and Cultural Performance yang menjadi salah satu agenda penutup The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta, dosen pendamping, pembicara, panitia, serta sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Gadjah Mada, Tyas Ikhsan Hikmawan, Ph.D.; Direktur Wanagama, Dr. Ir. Johanes Pramana Gentur Sutapa, M.Sc.Forest.Trop.;
Sleman, 18 Juli 2026 – Peserta The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026 mengikuti kegiatan lapangan di kawasan lereng Gunung Merapi untuk mempelajari konservasi keanekaragaman hayati serta upaya restorasi ekosistem pascaerupsi. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung tentang bagaimana pengelolaan kawasan konservasi dilakukan pada lanskap yang dinamis dan rentan terhadap bencana alam.
Kegiatan diawali dengan Biodiversity Walk and Interpretation di kawasan Turgo yang dipandu oleh tim Turgo Wildlife bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta. Selama kegiatan, peserta melakukan pengamatan terhadap keanekaragaman flora dan fauna serta mempelajari pentingnya interpretasi lingkungan sebagai bagian dari pendidikan konservasi. Diskusi kemudian dilanjutkan di Hutan Pinus Ngandong, di mana peserta bertukar pandangan mengenai tantangan dalam pengelolaan kawasan

Jakarta, 14 Juli 2026- Fakultas kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil memperoleh dua pendanaan pada Program Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 Norway’s Contribution Tahap Keempat (FOLU-NC4) Periode Kesatu. Dua pendanaan tersebut diperoleh melalui Laboratorium Silvikultur dan Agroforestri serta Pusat Studi Kajian Kehutanan Sosial, yang selanjutnya akan mengimplementasikan program di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Sebagai tindak lanjut

Gunungkidul, 17 Juli 2026 – Peserta The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026 melanjutkan kegiatan lapangan di Gunungkidul dengan mengunjungi masyarakat sekitar Hutan Pendidikan Wanagama. Melalui kegiatan Village Visit dan praktik ecoprint, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai keterkaitan antara pengelolaan hutan, pemberdayaan masyarakat, dan pemanfaatan hasil hutan secara berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Padukuhan Banaran V, di mana Dr. Ratih Madya
Yogyakarta, 15 Juli 2026 – Di sela rangkaian kegiatan The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan seremoni penyerahan dokumen Memorandum of Understanding (MoU) dengan Western Philippines University (WPU), Filipina, yang berlangsung di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM.
Dokumen kerja sama diserahkan oleh Mr. Reagan M. Venturillo, Assistant Professor dari Department of Forestry and Environmental Sciences, College of Agriculture,
Gunungkidul, 16 Juli 2026 – Pengalaman belajar peserta The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026 berlanjut melalui kegiatan lapangan di Hutan Pendidikan Wanagama, Gunungkidul. Sebagai laboratorium alam milik Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Wanagama menjadi lokasi pembelajaran untuk memahami praktik pengelolaan hutan berkelanjutan secara langsung.
Kegiatan diawali dengan kuliah lapangan Soil Formation yang disampaikan oleh Dr. Handojo Hadi Nurjanto. Peserta
Yogyakarta, 15 Juli 2026 – Memasuki hari kedua sesi luring, peserta The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026 mendalami pentingnya peran masyarakat dalam pengelolaan hutan serta strategi konservasi keanekaragaman hayati di tengah tantangan perubahan iklim. Rangkaian kuliah hari ini menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya ditentukan oleh aspek ekologis, tetapi juga oleh tata kelola yang inklusif, kolaborasi multipihak, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal.
Kegiatan
Yogyakarta, 14 Juli 2026 – Setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran daring selama lima hari, peserta The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026 akhirnya berkumpul secara langsung di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Pertemuan tatap muka ini menjadi momentum penting bagi peserta dari berbagai negara untuk memperkuat jejaring internasional sekaligus memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan hutan berkelanjutan melalui interaksi langsung dengan akademisi, praktisi,
