Yogyakarta – Sebanyak 314 mahasiswa baru Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi memulai perjalanan akademiknya melalui kegiatan PIONIR Pelestari 2026 yang diselenggarakan pada 5–6 Agustus 2026. Mengusung tema “Rimbawan Kolaboratif, Transformasi Hutan Lestari”. Tema tersebut selaras dengan tagline Pionir Pelestari 2026 dalam mencetak The Future Green Leaders and Forestry Engineers, yaitu lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan
SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Yogyakarta – Mahasiswa minat Konservasi Sumber Daya Hutan (KSDH), Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (FKT UGM), melaksanakan Praktik Jurusan (PJUR) KSDH Periode I Tahun 2026 sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lapangan yang bertujuan memperkuat kompetensi akademik sekaligus kemampuan memecahkan berbagai persoalan konservasi secara nyata. Kegiatan berlangsung selama 3 bulan (3 Juni–30 Agustus 2026), dengan pelaksanaan praktik lapangan sebagai agenda utama pada tanggal 13–22
Yogyakarta, 31 Juli 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) akan kembali menyambut mahasiswa baru melalui PIONIR Gadjah Mada 2026, kegiatan resmi universitas untuk orientasi dan pengenalan kampus bagi para mahasiswa baru. Pada tahun 2026, UGM menerima sebanyak 11.099 mahasiswa baru yang akan mengikuti rangkaian PIONIR Gadjah Mada dengan mengedepankan nilai-nilai luhur dan jati diri UGM, kecerdasan berpikir, kedewasaan dalam bertutur kata dan bertindak, sikap inklusif, anti kekerasan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
PIONIR Gadjah Mada 2026 mengusung tema “Mengukir Jati Diri Gadjah Mada Muda Berdikari Membangun Bangsa”. Tema tersebut merefleksikan proses mahasiswa baru dalam mengenali dan meneguhkan nilai-nilai ke-UGM-an, membangun kemandirian dan keberanian dalam menghadapi tantangan, serta menumbuhkan semangat kontribusi melalui gagasan, karya, dan tindakan yang berdampak bagi masyarakat dan bangsa.
Melalui PIONIR Gadjah Mada, mahasiswa baru diharapkan memahami sejarah, filosofi, nilai-nilai, dan peraturan
Yogyakarta, 31 Juli 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) akan kembali menyambut mahasiswa baru melalui PIONIR Gadjah Mada 2026, kegiatan resmi universitas untuk orientasi dan pengenalan kampus bagi para mahasiswa baru. Pada tahun 2026, UGM menerima sebanyak 11.099 mahasiswa baru yang akan mengikuti rangkaian PIONIR Gadjah Mada dengan mengedepankan nilai-nilai luhur dan jati diri UGM, kecerdasan berpikir, kedewasaan dalam bertutur kata dan bertindak, sikap inklusif, anti kekerasan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
PIONIR Gadjah Mada 2026 mengusung tema “Mengukir Jati Diri Gadjah Mada Muda Berdikari Membangun Bangsa”. Tema tersebut merefleksikan proses mahasiswa baru dalam mengenali dan meneguhkan nilai-nilai ke-UGM-an, membangun kemandirian dan keberanian dalam menghadapi tantangan, serta menumbuhkan semangat kontribusi melalui gagasan, karya, dan tindakan yang berdampak bagi masyarakat dan bangsa.
Melalui PIONIR Gadjah Mada, mahasiswa baru diharapkan memahami sejarah, filosofi, nilai-nilai, dan peraturan
Bibit pohon yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Unda Anyar, Bali, yang terdiri atas bibit nangka (Artocarpus heterophyllus) dan bibit beringin (Ficus benjamina). Pemilihan kedua jenis pohon tersebut didasarkan pada manfaat ekologis dan ekonomisnya. Pohon nangka diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang melalui hasil buahnya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, sedangkan pohon beringin dipilih karena
Kegiatan praktik lapangan ini disambut langsung oleh Bapak Andrie Syailendra, S.Hut., selaku Administratur/Kepala Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami dan menerapkan teknik pemanenan hasil hutan yang efektif, efisien, aman, dan berwawasan lingkungan, sebagai upaya mendukung prinsip-prinsip pengelolaan hutan lestari. Melalui pembelajaran langsung
GUNUNGKIDUL – Hutan Pendidikan dan Pelatihan Wanagama I kembali menjadi rujukan edukasi kehutanan bertaraf internasional. Pada hari Kamis hingga Jumat, 16-17 Juli 2026, Wanagama menerima kunjungan dari peserta The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026. Kunjungan lapangan selama dua hari ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi peserta agar dapat belajar secara langsung dan komprehensif mengenai berbagai aspek pengelolaan hutan, sekaligus menjadi wadah observasi
Yogyakarta, 20 Juli 2026 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi menutup rangkaian The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026 setelah berlangsung hampir 2 pekan. Mengusung tema Forest for Life: Managing Ecosystem Services in a Changing Climate, program ini mempertemukan peserta dari 18 negara dalam ruang pembelajaran, kolaborasi, dan pertukaran pengalaman terkait pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Sebelum prosesi penutupan, peserta mengikuti Closing Lecture
Yogyakarta – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (FKT UGM) menerima kunjungan study literature dan benchmarking dari Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), Kalimantan Selatan, pada Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan pendidikan tinggi, khususnya pengelolaan Program Studi Magister Ilmu Kehutanan Fakultas Kehutanan UGM (PS MIK FKT UGM).
Rombongan Fakultas Kehutanan Unlam dipimpin oleh Wakil Dekan I, Dr. Ir.

Yogyakarta, 19 Juli 2026 – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai Gala Dinner and Cultural Performance yang menjadi salah satu agenda penutup The X International Forestry Summer Course (FSC) 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta, dosen pendamping, pembicara, panitia, serta sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Gadjah Mada, Tyas Ikhsan Hikmawan, Ph.D.; Direktur Wanagama, Dr. Ir. Johanes Pramana Gentur Sutapa, M.Sc.Forest.Trop.;