Jakarta – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada melalui fasilitator safeguard Wanagama IKN dan KHDTK Getas mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Refreshment Safeguard dan Pembahasan Review Komitmen Safeguard Implementing Partner (IP) FOLU NC 2&3 yang diselenggarakan pada 10–11 September 2026 di Menara Peninsula Hotel, Jakarta.
Fakultas Kehutanan UGM diwakili oleh Ir. Muhammad Chrisna Satriagasa, Ph.D., sebagai Fasilitator Safeguard Wanagama IKN, dan Dr. Ir. Tri Atmojo, S.Hut.,

GUNUNGKIDUL – Upaya peningkatan produktivitas hutan rakyat terus digenjot melalui sinergi multisektor. Pada Jumat, 11 September 2026, lebih dari 100 petani hutan yang tergabung dalam berbagai Kelompok Tani Hutan (KTH) Kabupaten Gunungkidul mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wanagama I. Pelatihan ini turut diikuti oleh anggota JAVLEC yang hadir dan berperan aktif sebagai pendamping bagi kelompok-kelompok tani hutan tersebut.


Family of Forest Resource Conservation (FORESTATION) Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada melaksanakan rangkaian kegiatan Studi Banding, Jelajah Konservasi, dan Kunjungan Instansi pada 23–27 Agustus 2026 di Jawa Timur dan Bali. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk memperluas wawasan kelembagaan sekaligus mempelajari keanekaragaman hayati, pengelolaan kawasan, dan praktik konservasi secara langsung.
Enam mahasiswa yang terpilih sebagai scholars adalah Nuuh, Muhammad Taqi A., Muhammad Rizqi Anwar, Yuliana Nugraheni, Saskia Zahrannisa, Silvia Susana Rahmadanti, dan Muhammad Indra Hudayana. Pemilihan dilakukan berdasarkan kombinasi kebutuhan, prestasi, dan komitmen mahasiswa.
Sleman, 31 Agustus 2026 — Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) turut mendukung pelaksanaan Lomba Semarak HUT RI ke-81 di Padukuhan Santren yang diselenggarakan pada Selasa, 25 Agustus 2026, di Padukuhan Santren, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini mengusung tema “Bersatu Membangun Padukuhan Santren Tangguh Menghadapi Perubahan Iklim melalui Penguatan Ketahanan Pangan, Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, dan Peningkatan Kapasitas Kader Kelompok PKK.” Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong masyarakat sekaligus mendorong praktik nyata pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di tingkat komunitas.

